Kapal Banksy Terdampar di Laut dengan Lebih dari 200 Migran

Minggu, 30 Agustus 2020 - 06:06 WIB
loading...
Kapal Banksy Terdampar...
Kapal penyelamat yang didanai seniman jalanan Inggris, Banksy, terdampar. Foto/daily mail
A A A
ROMA - Kapal penyelamat yang didanai seniman jalanan Inggris , Banksy, mengirimkan panggilan bantuan karena terdampar di Mediterania dan kelebihan muatan ratusan migran.

Kapal itu juga tak dapat membawa para migran ke pelabuhan. Kapal bernama Louise Michel itu mulai beroperasi pekan lalu dan berupaya mencari pelabuhan aman bagi 219 migran yang diselamatkan di lepas pantai Libya sejak Kamis lalu.

Kapal yang membawa 10 kru itu mengeluarkan sejumlah tweet tadi malam dan Sabtu (29/8) bahwa kondisinya memburuk dan meminta bantuan dari otoritas di Italia, Malta dan Jerman.

“Kami mencapai kondisi darurat. Kami perlu bantuan segera,” papar satu tweet yang menambahkan kapal itu membawa satu kantong jenazah berisi satu migran yang meninggal dunia.

Tweet lain menyatakan kapal itu tak dapat bergerak. “Tak lagi bisa menentukan nasibnya sendiri karena dek yang sudah kelebihan muatan dan perahu penyelamat ditempatkan di sampingnya,” ungkap tweet tersebut.

Namun tak satu pun negara di Eropa yang memenuhi panggilan darurat untuk meminta bantuan.

Kapal amal Italia, Mare Jonio, menyatakan mereka meninggalkan pelabuhan Augusta, Sisilia, untuk membantu Louise Michel.

“Membantu orang-orang itu adalah pertanyaan hidup atau mati,” ungkap Mare Jonio, mengecam ketidakpedulian penjaga pantai Italia dan Malta. (Baca Juga: Diseret China dalam Konflik Laut China Selatan, Indonesia Waspadalah)

Dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan disembarkasi darurat Louise Michel dan dua kapal lain yang membawa total lebih dari 400 migran di Mediterania. (Baca Infografis: Pemeran Black Panther, Chadwick Boseman Meninggal Dunia)

Sekitar 200 orang migran di kapal amal Jerman, Sea Watch 4, dan 27 migran di kapal tanker komersial Maersk Etienne sejak mereka diselamatkan pada 5 Agustus. (Lihat Video: Pulau Pendek di Buton Dijual Murah di Situs Online)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
AL AS Serang Kapal Dagang...
AL AS Serang Kapal Dagang Iran, 10 Orang Terluka dan Lima Awak Hilang
Korea Utara Menguji...
Korea Utara Menguji Kapal Perusak Choe Hyon Baru
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved