Hanya Beberapa Hari Lagi Jelang Pemilu Presiden AS, Siapa yang Memimpin Pertarungan?

Kamis, 31 Oktober 2024 - 14:06 WIB
loading...
Hanya Beberapa Hari...
Kamala Harris dan Donald Trump bersaing ketat. Foto/X/@VP
A A A
WASHINGTON - Dengan waktu kurang dari satu minggu tersisa hingga Hari Pemilihan, calon presiden dari Demokrat Kamala Harris dan calon presiden dari Republikan Donald Trump bersaing ketat untuk memenangkan hati para pemilih yang belum menentukan pilihan.

Menurut jajak pendapat, hanya sedikit pemilihan presiden Amerika Serikat yang berlangsung ketat seperti ini.

Harris dan Trump berada dalam persaingan ketat dan hasilnya dapat diputuskan oleh partisipasi pemilih di tujuh negara bagian kunci.

Siapa yang memimpin?

Pada hari Selasa, pelacak jajak pendapat pemilihan umum harian FiveThirtyEight menunjukkan Wakil Presiden Harris memimpin jajak pendapat nasional dengan keunggulan 1,5 poin persentase atas mantan Presiden Trump. Namun, keunggulan ini sedikit menurun dari margin 1,8 poin minggu lalu, yang menunjukkan bahwa Trump secara bertahap memperkecil selisih.

Menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos terbaru, keunggulan Harris atas Trump telah menyempit dalam peregangan terakhir pemilihan.

Harris unggul tipis hanya satu poin persentase atas Partai Republik, 44 persen berbanding 43 persen, secara nasional, menurut jajak pendapat tersebut. Jajak pendapat tersebut memiliki margin kesalahan sekitar tiga poin persentase di kedua arah.

Ketika ditanya kandidat mana yang memiliki pendekatan lebih unggul terhadap ekonomi, pengangguran, dan lapangan kerja, para pemilih dalam jajak pendapat tersebut lebih menyukai Trump dengan 47 persen berbanding 37 persen. Trump juga mempertahankan keunggulan dalam isu ekonomi dan imigrasi.

Jajak pendapat tersebut juga menunjukkan bahwa keunggulan Harris dalam isu ekstremisme politik semakin berkurang. Sekitar 40 persen pemilih merasa bahwa ia memiliki pendekatan yang lebih baik untuk mengatasi ekstremisme politik dan ancaman terhadap demokrasi, sementara 38 persen lebih menyukai Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved