Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil

Kamis, 31 Oktober 2024 - 03:50 WIB
loading...
A A A
“Di dunia yang ditandai oleh gangguan rantai pasokan dan kerapuhan strategis, Australia tidak hanya perlu memperoleh lebih banyak rudal tetapi juga membuat lebih banyak di dalam negeri,” tambahnya.

Australia akan menghabiskan 316 juta dolar Australia (USD206 juta) untuk membangun produksi lokal Guided Multiple Launch Rocket Systems (GMLRS) dalam kemitraan dengan Lockheed Martin, untuk memproduksi senjata permukaan-ke-permukaan yang dapat dikerahkan dengan cepat untuk ekspor mulai tahun 2029. Pabrik tersebut akan mampu memproduksi 4.000 GMLRS setahun, atau seperempat dari produksi global saat ini, kata Conroy.

Menteri Pertahanan Marles mengatakan fasilitas yang didirikan untuk memproduksi GMLRS juga akan “memiliki kemampuan untuk memproduksi berbagai senjata dan memberikan kontribusi kapasitas produksi kepada mitra terpercaya kami di kawasan tersebut dan sekitarnya”.

Thales dari Prancis juga akan membangun pabrik amunisi artileri 155mm M795 di Australia, yang digunakan dalam howitzer, di fasilitas amunisi milik pemerintah Australia di Kota Benalla. Ini akan menjadi pabrik khusus pertama di luar AS, dengan produksi dimulai pada tahun 2028, dan kapasitas untuk ditingkatkan hingga memproduksi 100.000 butir peluru per tahun.

Pada bulan Agustus, Australia mengumumkan akan memproduksi Rudal Serang Laut jarak jauh dan Rudal Serang Gabungan bersama Kongsberg Defence & Aerospace dari Norwegia di kota Newcastle di pantai timur Australia, satu-satunya lokasi di luar Norwegia.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Berita Terkini
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved