Iran, Israel, dan Irak Tutup Wilayah Udara setelah Serangan Zionis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 10:02 WIB
loading...
Iran, Israel, dan Irak...
Suasana di Teheran saat serangan Israel di beberapa wilayah Iran pada 26 Oktober 2024. Foto/en.haberler.com
A A A
TEHERAN - Peringatan yang dikeluarkan untuk para pilot mengatakan otoritas Iran telah menutup wilayah udara negara itu setelah serangan militer Israel.

Tidak jelas berapa lama penutupan wilayah udara akan berlangsung.

Otoritas Israel juga telah menutup wilayah udara Israel hingga pukul 8:30 pagi waktu setempat (5:30 pagi GMT), menurut laporan media Israel.

Selain itu, Kementerian Transportasi Irak telah mengumumkan penangguhan lalu lintas udara di semua bandara negara itu hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Sebelumnya, kantor berita Lebanon Al Mayadeen mengatakan korespondennya di Irak melaporkan ledakan di pinggiran provinsi Diyala dan Salah Al-Din.

“Kami berharap mendengar lebih banyak dari militer Israel dalam beberapa jam mendatang, terkait secara spesifik tentang jenis perangkat keras apa yang digunakan dalam serangan ini. Apakah ini hanya satu fase dalam serangan? Apakah akan ada lebih banyak serangan? Apakah ini sedang berlangsung?” ungkap laporan jurnalis Al jazeera.

Kejelasan tentang hal itu adalah apa yang perlu kita dengar dari tentara Israel ke depannya.

“Sejauh yang kita pahami saat ini, Israel belum menaikkan status siaga terkait Komando Front Dalam Negeri mereka, sejauh arahan kepada warga negara. Namun, itu semua bisa berubah juga dalam beberapa jam mendatang,” papar laporan itu.

Militer Israel mengatakan telah melakukan "serangan tepat terhadap target militer di Iran" dan "kemampuan defensif dan ofensifnya dimobilisasi sepenuhnya".

Pemerintah Iran belum berkomentar lebih rinci setelah beberapa ledakan dilaporkan di dan sekitar ibu kota Iran, Teheran.

Kantor berita Tasnim Iran mengatakan tidak ada ledakan yang dilaporkan sejauh ini di pusat militer Korp Garda Revolusi Islam IRGC di barat atau barat daya Teheran.

Pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan Washington mengetahui serangan oleh sekutunya Israel, dan mengatakan itu adalah "latihan membela diri".

AS merupakan pemasok senjata utama yang digunakan Israel untuk membantai lebih dari 42.800 warga Palestina di Gaza dan membunuh 2.500 warga Lebanon.

Baca juga: Israel Luncurkan Serangan ke Iran, Beberapa Ledakan Terdengar di Teheran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved