Serangan Israel Hentikan Layanan 13 Rumah Sakit di Lebanon

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 18:47 WIB
loading...
Serangan Israel Hentikan...
Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlanjut di daerah tersebut setelah serangan udara Israel pada malam hari di sekitar Rumah Sakit Negara Rafic Hariri di Beirut, Lebanon pada 22 Oktober 2024. Foto/Murat Sengul/Anadolu Agency
A A A
BEIRUT - Tiga belas rumah sakit di Lebanon kini tidak beroperasi karena serangan udara Israel, menurut laporan kantor Perdana Menteri sementara, Najib Mikati.

Dalam konferensi pers, Mikati menambahkan pemerintah Lebanon terus mendukung inisiatif Amerika Serikat (AS) dan Prancis untuk gencatan senjata selama 21 hari.

“Resolusi PBB 1701, dalam bentuknya saat ini, tetap menjadi landasan bagi stabilitas dan keamanan di Lebanon selatan,” jelas Mikati.

Resolusi tersebut menyerukan agar tentara Lebanon mengambil posisi di selatan Sungai Litani untuk memastikan tidak ada faksi perlawanan yang beroperasi di daerah tersebut dan untuk melindungi negara tersebut dari serangan Israel.

Perdana menteri juga mencatat tentara Lebanon telah memulai perekrutan tetapi membutuhkan dukungan keuangan dan pelatihan internasional.

Dia menegaskan Lebanon dapat mengerahkan 8.000 tentara tambahan di selatan sebagai bagian dari pengaturan gencatan senjata.

Sementara itu, serangan udara Israel semalam di perbatasan utama menuju Suriah telah menyebabkan titik penyeberangan utama Lebanon ke negara tetangganya tidak dapat berfungsi, menurut badan pengungsi PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Berita Terkini
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved