3 Efek Mengerikan Perang Dunia III dengan Nuklir terhadap Lingkungan

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 11:32 WIB
loading...
3 Efek Mengerikan Perang...
Ada tiga efek mengerikan dari Perang Dunia III dengan senjata nuklir terhadap lingkungan. Salah satunya gangguan iklim yang dapat memicu kelaparan di seluruh dunia. Foto/Departemen Energi AS
A A A
JAKARTA - Ada sederet efek mengerikan jika Perang Dunia III dengan senjata nuklir pecah. Salah satunya adalah gangguan iklim yang dapat menyebabkan kelaparan di seluruh dunia.

Saat ini ada lima titik konflik di berbagai belahan dunia yang berpotensi berubah menjadi arena Perang Dunia III.

Kelimanya adalah konflik Timur Tengah, konflik Ukraina, konflik Selat Taiwan, konflik Laut China Selatan, dan konflik Semenanjung Korea.

Rusia, sebagai salah negara yang berkonflik, telah memperingatkan bahwa Perang Dunia III akan melibatkan senjata nuklir jika benar-benar terjadi.

Baca Juga: 10 Negara Diprediksi Terseret Perang Dunia III, Salah Satunya Tetangga Indonesia

Jika peringatan Rusia itu benar-benar terjadi, apa dampaknya terhadap lingkungan?

3 Efek Perang Dunia III dengan Nuklir terhadap Lingkungan

1. Kehancuran Kota dan Kematian Massal Penduduknya


Satu senjata nuklir dapat menghancurkan sebuah kota dan membunuh sebagian besar penduduknya. Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki adalah contoh utama kematian massal yang disebabkan oleh bom atom.

Senjata nuklir saat ini jauh lebih kuat dari yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) di Hiroshima dan Nagasaki.

Negara-negara musuh Amerika sebagian bersenjata nuklir, terutama Rusia. Jika Perang Dunia III yang melibatkan kedua negara tersebut, bisa dibayangkan ledakan nuklir akan melanda kota-kota modern dan menewaskan penduduk, yang menurut International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN) dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta orang.

2. Radiasi Jangka Panjang


Kehancuran ekstrem yang disebabkan oleh senjata nuklir tidak dapat dibatasi pada target militer atau kombatan. Warga sipil lebih sering menjadi mayoritas korban dari serangan nuklir.

Bahkan mereka yang berada di kota atau negara tetangga akan menderita dampak ledakan nuklir.

Senjata nuklir menghasilkan radiasi pengion, yang membunuh atau membuat sakit mereka yang terpapar, mencemari lingkungan, dan memiliki konsekuensi kesehatan jangka panjang, termasuk kanker dan kerusakan genetik.

Warisan uji coba nuklir berarti bahwa hingga 2,4 juta orang di seluruh dunia akan meninggal karena penyakit yang terkait dengan uji coba nuklir pada abad kedua puluh.

Bahkan produksi senjata nuklir berdampak pada lingkungan. Memproduksi bahan peledak yang digunakan dalam senjata nuklir menyebabkan polusi radioaktif yang bertahan lama.

3. Gangguan Iklim Sebabkan Kelaparan di Seluruh Dunia


Penggunaan kurang dari satu persen senjata nuklir di dunia dapat mengganggu iklim global dan mengancam sebanyak 2 miliar orang dengan kelaparan akibat ledakan senjata nuklir.

Ribuan senjata nuklir yang dimiliki oleh AS dan Rusia dapat menimbulkan musim dingin nuklir, menghancurkan ekosistem penting yang menjadi tumpuan semua kehidupan.

Tidak akan ada respons kemanusiaan. Dokter dan penanggap pertama tidak akan dapat bekerja di daerah yang hancur dan terkontaminasi radioaktif.

Bahkan satu ledakan nuklir di kota modern akan menguras sumber daya bantuan bencana yang ada hingga mencapai titik puncaknya; perang nuklir akan membanjiri sistem bantuan apa pun yang dapat kita bangun sebelumnya.

Populasi yang mengungsi akibat perang nuklir akan menghasilkan krisis pengungsi yang jauh lebih besar daripada yang pernah terjadi hingga sekarang ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
Jerman Persiapkan Anak-anak...
Jerman Persiapkan Anak-anak Hadapi Krisis Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved