3 Jasa Hizbullah bagi Rakyat Lebanon, Salah Satunya Mempertahankan Kedaulatan Negara

Senin, 21 Oktober 2024 - 23:55 WIB
loading...
3 Jasa Hizbullah bagi...
Hizbullah memiliki banyak jasa bagi rakyat Lebanon. Foto/X/@TopGResistance
A A A
BEIRUT - Hizbullah menjadi kekuatan utama di Lebanon yang memiliki jasa besar bagi rakyat di negara tersebut. Meskipun tak sepenuhnya merepresentasikan Lebanon, Hizbullah tetap dianggap sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Lebanon.

Didirikan pada tahun 1982 selama perang saudara Lebanon, tujuan awal Hizbullah adalah mengakhiri pendudukan Israel di Lebanon selatan. Tujuan itu tercapai pada tahun 2000.

Hizbullah dikenal sebagai Muslim Syiah adalah bagian dari kumpulan faksi dan pemerintah yang didukung Iran yang dikenal sebagai Poros Perlawanan. Itu adalah kelompok pertama yang didukung Iran dan digunakan sebagai cara untuk mengekspor Islamisme politiknya.

Hizbullah adalah gerakan Islamis kuat yang didirikan oleh Iran di tengah-tengah perang saudara Lebanon tahun 1975-90. Gerakan ini semakin dibentuk oleh pertempurannya dengan pasukan Israel setelah invasi mereka ke Lebanon tahun 1982.

Sementara AS dan pemerintah barat lainnya menganggapnya sebagai organisasi teroris – dan Hizbullah telah melakukan serangan yang memakan banyak korban terhadap warga sipil – jangkauan kelompok ini jauh melampaui militansi.

Gerakan Muslim Syiah ini telah menjadi kekuatan politik dan sosial di Lebanon, menjalankan klinik medis, sekolah, jaringan televisi regional, dan bahkan museum di puncak bukit yang populer di kalangan wisatawan Eropa.

3 Jasa Hizbullah bagi Rakyat Lebanon, Salah Satunya Mempertahankan Kedaulatan Negara

1. Memainkan Peran Politik di Pemerintahan dan Parlemen

Melansir Guardian, Selama bertahun-tahun, Hizbullah telah memainkan peran politik resmi, dengan menteri di pemerintahan dan anggota parlemen di parlemen. Hizbullah memegang kementerian pekerjaan umum dan kementerian ketenagakerjaan, dan sering membentuk koalisi dengan partai politik lain, termasuk partai Kristen, berdasarkan perjanjian pembagian kekuasaan.

Politik sektarian yang terpecah-pecah berarti pemerintah di Lebanon tetap lemah, terpecah secara politik, dan dilanda korupsi. Saat ini, tidak ada presiden karena pertikaian internal. Hasilnya adalah bahwa bahkan musuh domestik Hizbullah tidak dapat mengendalikan kelompok tersebut. Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, misalnya, menggambarkan dirinya sebagai "liberal" dan bukan bagian dari Hizbullah, tetapi ia memiliki sedikit kendali atas apa yang dilakukannya.

Secara luas diterima bahwa Hizbullah dapat mengalahkan tentara nasional jika diinginkan, meskipun kelompok tersebut tampaknya lebih suka mempertahankan statusnya saat ini sebagai pemain yang kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved