Apa itu Gerrymandering yang Selalu Jadi Kontroversi pada Pemilu AS?

Senin, 21 Oktober 2024 - 16:50 WIB
loading...
A A A
Kata tersebut diciptakan pada tahun 1812 ketika gubernur Massachusetts, Elbridge Gerry, menggambar ulang peta elektoral untuk Senat negara bagian demi keuntungan partainya.

3. Menginspirasi Munculnya Tokoh Kartun Gerry-mander

Hasilnya adalah distrik berbentuk aneh yang tampak seperti salamander.

Hal ini mengilhami kartunis Elkanah Tisdale untuk menggambar makhluk mitos untuk Boston Gazette, dan menyebutnya "Gerry-mander". Nama itu melekat.

Baca Juga: Venezuela Sebut Netanyahu Adalah Monster yang Diciptakan oleh Eropa dan AS

4. Mendorong Polikus untuk Melemahkan Minoritas Ras

Gerrymandering kontroversial — dan bukan hanya karena hal itu merupakan upaya terang-terangan untuk mendapatkan suara. Kritikus mengklaim hal itu dapat melemahkan kekuatan suara kaum minoritas ras dan merusak demokrasi.

Sebuah studi tahun 2023 oleh para peneliti Universitas Harvard menemukan bahwa gerrymandering sering kali menciptakan kursi "aman" bagi politisi, yang berarti persaingan dalam pemilihan mereka menjadi kurang kompetitif. Akibatnya, politisi tersebut menjadi kurang responsif terhadap kebutuhan konstituen mereka, yang akibatnya menjadi tidak bersemangat untuk memilih.

Setidaknya delapan negara bagian memiliki bahasa yang jelas dalam konstitusi mereka yang menentang penggambaran ulang distrik pemungutan suara secara partisan. Negara bagian lain menggunakan komisi independen untuk membuat perubahan. Namun, sebagian besar negara bagian tidak memiliki perlindungan.

Upaya nasional di Kongres terakhir juga gagal untuk melarang gerrymandering partisan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Berita Terkini
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved