Merkel: Semua Negara UE Berkewajiban Dukung Yunani Lawan Agresi Turki

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 00:02 WIB
loading...
A A A
Namun, karena tidak ingin mengutuk Turki secara kritis, Merkel juga mengatakan bahwa perselisihan antara Yunani dan Turki mengenai zona maritim harus diselesaikan melalui dialog, sambil menekankan bahwa Turki adalah mitra dan sekutu penting di NATO.

Sikap retoris Merkel yang mendukung Yunani dan melawan Turki terjadi hanya 24 jam setelah panggilan telepon antara Presiden Amerika Donald Trump dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis dan Erdogan. Presiden Trump sendiri sudah dua kali menghubungi Perdana Menteri Yunani tentang masalah Yunani-Turki saat ini.

Dalam panggilan telepon kedua, yang juga dikonfirmasi oleh Istana Maximos, Trump memberi tahu Mitsotakis tentang konten percakapannya dengan Erdogan. (Baca juga: Diangkat Jadi Danjen Kopassus, Ini Profil Brigjen TNI Mohamad Hasan )

Dilaporkan bahwa Presiden Trump mengungkapkan kepada Mitsotakis tentang keinginannya untuk mengurangi ketegangan.

“Seperti yang Anda ketahui, Presiden AS Donald Trump menelepon Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis kemarin untuk membahas perkembangan terbaru di Mediterania Timur. Dalam pembahasannya, Perdana Menteri mengangkat isu aksi destabilisasi Turki dengan Presiden Amerika, yang membahayakan perdamaian dan stabilitas di kawasan yang lebih luas serta menguji kohesi NATO. Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa Yunani siap berkontribusi secara substansial terhadap deeskalasi, asalkan Turki segera menghentikan tindakan provokatifnya," kata juru bicara pemerintah Yunani Stelios Petsas.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved