Merkel: Semua Negara UE Berkewajiban Dukung Yunani Lawan Agresi Turki
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 00:02 WIB
loading...
Kanselir Jerman Angela Merkel. Foto/REUTERS
A
A
A
BERLIN - Ketegangan di Mediterania Timur telah meningkat sejak Ankara dituding melanggar landas kontinen Yunani dan Siprus selama dua minggu lalu. Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan negara-negara Uni Eropa memiliki kewajiban untuk mendukung Yunani dan Siprus melawan Turki .
Merkel telah membahas perselisihan antara Athena dan Ankara secara intens dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Merkel juga menegaskan bahwa Jerman berkomitmen untuk mencegah eskalasi perselisihan antara kedua negara atas sengketa wilayah Mediterania Timur dan telah menyerukan untuk bersama-sama menyelesaikan konflik atas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Siprus. (Baca: Erdogan Tuduh Yunani Menabur Kekacauan di Mediterania )
"Kami mendukung Yunani dan tidak percaya bahwa harus ada peningkatan lebih lanjut dalam hubungannya dengan Turki," kata Merkel dalam konferensi pers, seperti dikutip Sputnik, Jumat (28/8/2020).
Merkel dengan jelas menyatakan bahwa negara-negara Eropa memiliki kewajiban untuk mendukung Yunani dan mencatat bahwa ketika dia berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dia akan memberitahukan kepadanya tentang sikap Eropa terhadap Turki.
Merkel telah membahas perselisihan antara Athena dan Ankara secara intens dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Merkel juga menegaskan bahwa Jerman berkomitmen untuk mencegah eskalasi perselisihan antara kedua negara atas sengketa wilayah Mediterania Timur dan telah menyerukan untuk bersama-sama menyelesaikan konflik atas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Siprus. (Baca: Erdogan Tuduh Yunani Menabur Kekacauan di Mediterania )
"Kami mendukung Yunani dan tidak percaya bahwa harus ada peningkatan lebih lanjut dalam hubungannya dengan Turki," kata Merkel dalam konferensi pers, seperti dikutip Sputnik, Jumat (28/8/2020).
Merkel dengan jelas menyatakan bahwa negara-negara Eropa memiliki kewajiban untuk mendukung Yunani dan mencatat bahwa ketika dia berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dia akan memberitahukan kepadanya tentang sikap Eropa terhadap Turki.
Lihat Juga :