AS Yakin Kematian Yahya Sinwar Jadi Peluang untuk Akhiri Perang Israel - Hamas

Kamis, 17 Oktober 2024 - 22:06 WIB
loading...
AS Yakin Kematian Yahya...
AS yakin kematian Yahya Sinwar jadi peluang untuk akhiri perang Israel dan Hamas. Foto/X/@MrSinha_
A A A
GAZA - Pejabat AS bungkam sesaat setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan sedang menyelidiki apakah serangan di Gaza telah menewaskan pemimpin Hamas Yahya Sinwar.

Jika Sinwar benar-benar dipastikan tewas, konsekuensinya bagi pemerintahan Biden akan sangat penting. Potensi kematiannya, mungkin lebih dari apa pun, merupakan peristiwa tunggal yang oleh banyak pejabat AS disebut sebagai pengubah permainan potensial terbesar dalam perang Israel-Hamas yang kini telah berlangsung selama lebih dari setahun.

CNN melaporkan, dengan gencatan senjata dan kesepakatan sandera untuk menghentikan perang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, pejabat senior pemerintahan telah berpegang teguh pada harapan bahwa Sinwar suatu hari nanti akan disingkirkan – dan bahwa itu dapat membuka pintu yang tidak akan mungkin terjadi sebaliknya. Pejabat AS telah melihat Sinwar, dengan kata lain, kulit kepala yang paling dibutuhkan Israel untuk dapat menyatakan bahwa mereka telah selesai dengan perang Gaza.

Bahkan dalam diskusi tentang apa yang disebut kesepakatan "semua untuk semua" – gagasan bahwa setiap sandera yang ditahan oleh Hamas akan dibebaskan sebagai ganti setiap tahanan Palestina yang ingin dibebaskan oleh Hamas – yang secara luas dipandang sebagai sesuatu yang tidak masuk akal – beberapa pejabat AS telah merenungkan bahwa mungkin gagasan seperti itu dapat dilakukan jika Sinwar benar-benar mati.

Baca Juga: Israel Klaim Yahya Sinwar Tewas

Sementara itu, salah satu orang yang paling dicari Israel, Yahya Sinwar tidak terlihat sejak perang antara Israel dan Hamas dimulai pada 7 Oktober 2023.

Ia juga tidak pernah terdengar di depan umum selama hampir satu tahun – hingga pertengahan September.

Pada 10 September, ia mengeluarkan pernyataan pertamanya sejak perang, mengucapkan selamat kepada Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune atas kemenangan pemilihannya, menurut saluran Telegram Hamas.

Keesokan harinya, kantornya mengatakan bahwa ia menulis surat ucapan terima kasih kepada mereka yang menyampaikan belasungkawa setelah kematian Ismail Haniyeh, pendahulunya yang terbunuh. Dan pada 13 September, sepucuk surat dikirimkan kepada kepala Hizbullah saat itu, Hassan Nasrallah. CNN tidak dapat memverifikasi apakah Sinwar memang penulis surat tersebut.

Sinwar diangkat menjadi pemimpin politik Hamas setelah Haniyeh dibunuh di ibu kota Iran, Teheran, pada bulan Juli. Ia dianggap lebih keras kepala daripada pendahulunya dalam berurusan dengan Israel dan lebih menyukai kerja sama dan hubungan yang lebih erat dengan Iran dan kelompok-kelompok Islamis sekutu seperti Hizbullah.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved