Israel Mengeluh Para Turis Ketakutan oleh Rudal Hizbullah

Selasa, 15 Oktober 2024 - 00:01 WIB
loading...
Israel Mengeluh Para...
Roket-roket yang diluncurkan dari Lebanon jatuh ke laut di Acre, Israel pada 10 Oktober 2024. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Wali Kota Acre (Akka) Amihai Ben Shlush mengatakan kota itu tidak memiliki turis karena rudal-rudal Hizbullah.

"Sirene berbunyi setiap hari di kota itu, dan banyak yang tidak dapat melarikan diri ke tempat perlindungan," ujar Amihai Ben Shlush kepada radio Reshet Bet saat Hizbullah terus menembakkan rudal ke Israel utara.

Dia menjelaskan, "Acre adalah kota wisata, tetapi tidak memiliki turis. Situasinya menyedihkan."

Dalam konteks yang sama, surat kabar Maariv Israel melaporkan sirene serangan udara berbunyi di kota Hadera bertepatan dengan Hizbullah yang meluncurkan serangan rudal skala besar di Galilea Barat.

Channel 12 mengutip Komando Front Dalam Negeri militer Israel yang mengatakan sirene juga berbunyi di Nahariyya dan beberapa kota lain di Galilea Atas karena takut akan pesawat tak berawak yang menyusup dari Lebanon.

Sebelumnya pada hari Minggu (13/10/2024), tentara Israel mengumumkan peluncuran 40 roket dari Lebanon ke Israel utara dalam waktu satu jam, seperti dilaporkan Channel 7.

Rezim Israel juga mengumumkan 25 tentaranya terluka dalam pertempuran di Lebanon, dua di antaranya luka serius.

Menurut sejumlah laporan internasional, Israel memberlakukan sensor militer yang ketat pada medianya terkait kerugian manusia dan material akibat serangan Hizbullah, karena berbagai alasan, termasuk menjaga moral warga Israel.

Sensor ini dilakukan karena apa yang terjadi di garis depan Lebanon belum pernah terjadi sebelumnya sejak Nakba 1948.

Doktrin keamanan yang ditetapkan dalam masyarakat Israel didasarkan pada prinsip "memindahkan pertempuran ke wilayah musuh," tetapi rudal Hizbullah mencapai sebagian besar wilayah Israel, termasuk Tel Aviv.

Israel telah memperluas cakupan genosida di Gaza pada tanggal 23 September, dan telah menyerang sebagian besar Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, melalui serangan udara dan invasi darat. Hingga Sabtu malam, pasukan penjajah Israel telah menewaskan 1.437 warga Lebanon, dan melukai 4.123 orang, termasuk sejumlah besar wanita dan anak-anak.

Serangan tersebut telah menyebabkan lebih dari 1.340.000 orang mengungsi, menurut pemantauan Anadolu terhadap data resmi Lebanon.

Hizbullah merespons setiap hari dengan serangan rudal, pesawat nirawak, dan peluru artileri yang menargetkan lokasi militer dan permukiman.

Baca juga: Serangan Udara Israel Targetkan Lebanon Selatan, Hancurkan Masjid Bersejarah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Sinopsis Prescription...
Sinopsis Prescription of Judgment di V+Short, Drama China Seru untuk Penggemar Short Drama
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved