Siapa Bezalel Smotrich? Menkeu Israel yang Ingin Zionis Menginvasi Suriah hingga Arab Saudi
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Smotrich juga merupakan mantan Menteri Transportasi dan pemimpin Partai Zionis Religius. Sebelumnya, ia menjabat sebagai anggota Knesset untuk Yamina — aliansi politik partai-partai religius Zionis sayap kanan.
Penolakan terhadap solusi dua negara yang didukung secara internasional ini dipadukan dengan dukungan aktif untuk perluasan permukiman Israel di Tepi Barat, yang mencerminkan visi yang semakin memperumit lanskap geopolitik Timur Tengah yang sudah rapuh.
Baca Juga: Menguji Keberanian Israel Menyerang Iran
Pernyataan kontroversial ini, yang disampaikan selama pertemuan Knesset Interior pada tahun 2015, tidak hanya menimbulkan kekhawatiran tentang praktik diskriminatif tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang mendorong ketegangan etnis dan agama dalam masyarakat Israel.
Permusuhan Menteri terhadap warga Palestina melampaui kebijakan perumahan, yang mencakup penolakan menyeluruh terhadap hak, identitas, dan sejarah mereka. Penolakannya untuk mengakui narasi Palestina yang berbeda tidak hanya merendahkan martabat seluruh penduduk tetapi juga melanggengkan suasana permusuhan dan intoleransi yang beracun.
2. Memiliki Cara Berpikir Ekstrimis
Smotrich telah mengukir ceruk yang kontroversial untuk dirinya sendiri, khususnya melalui sudut pandang pandangannya yang sangat kanan dan ekstremis. Lintasan politiknya telah ditandai oleh penentangan keras terhadap negara Palestina, yang berpihak pada faksi yang mengadvokasi aneksasi wilayah Palestina.Penolakan terhadap solusi dua negara yang didukung secara internasional ini dipadukan dengan dukungan aktif untuk perluasan permukiman Israel di Tepi Barat, yang mencerminkan visi yang semakin memperumit lanskap geopolitik Timur Tengah yang sudah rapuh.
Baca Juga: Menguji Keberanian Israel Menyerang Iran
3. Sangat Diskriminatif Terhadap Orang Arab
Salah satu aspek yang paling kontroversial dari ideologi Smotrich adalah sikapnya yang sangat diskriminatif, yang terlihat dalam seruannya kepada pengembang perumahan untuk tidak menjual rumah kepada orang Arab.Pernyataan kontroversial ini, yang disampaikan selama pertemuan Knesset Interior pada tahun 2015, tidak hanya menimbulkan kekhawatiran tentang praktik diskriminatif tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang mendorong ketegangan etnis dan agama dalam masyarakat Israel.
Permusuhan Menteri terhadap warga Palestina melampaui kebijakan perumahan, yang mencakup penolakan menyeluruh terhadap hak, identitas, dan sejarah mereka. Penolakannya untuk mengakui narasi Palestina yang berbeda tidak hanya merendahkan martabat seluruh penduduk tetapi juga melanggengkan suasana permusuhan dan intoleransi yang beracun.
4. Mendorong Tentara Israel Menembak Warga Palestina Tanpa Ampun
Lebih jauh, Smotrich telah menganjurkan tindakan terhadap warga Palestina, termasuk mendukung kebijakan tembak-menembak bagi militer saat berhadapan dengan orang-orang yang melempar batu. Posisinya yang teguh terhadap tindakan yang tidak manusiawi dan ilegal ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penggunaan kekuatan yang berlebihan dan mengabaikan hak asasi manusia yang mendasar dalam mengejar tujuan keamanan.Lihat Juga :