Bak Gergaji Mesin Politik, Uang Yahudi Jadi Pembabat Para Politisi AS Anti-Israel

Jum'at, 22 Mei 2026 - 13:50 WIB
loading...
Bak Gergaji Mesin Politik,...
Anggota Kongres petahana AS Thomas Massie kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik di Kentucky. Dialah politisi Partai Republik yang menentang bantuan AS ke Israel. Foto/The New York Times
A A A
WASHINGTON - Komentator neokonservatif terkemuka dan pembela setia Israel, John Podhoretz, telah mengubah kekalahan anggota Kongres petahana Amerika Serikat (AS) Thomas Massie menjadi peringatan bagi setiap kandidat yang menantang lobi pro-Israel. Dia menyatakan bahwa "uang Yahudi" harus digunakan secara terbuka untuk memaksa politisi tersebut melewati "gergaji mesin" politik.

Dalam sebuah pertemuan, Podhoretz merayakan peran "uang Yahudi" dalam kekalahan Massie pada pemilihan pendahuluan (primary election) Partai Republik untuk Distrik Kongres ke-4 Kentucky. Dia mengeluarkan pernyataan yang dianggap sebagai ancaman langsung kepada politisi lain yang menantang pengaruh Israel dalam politik Amerika.

Baca Juga: AS Habiskan 200 Rudal THAAD untuk Bela Israel dari Serangan Iran, Sekutu Arabnya Diabaikan

Massie, salah satu politisi Partai Republik yang mengkritik keras bantuan AS kepada Israel dan keterlibatan Washington dalam perang Israel melawan Iran. Dia kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik di Kentucky dari mantan anggota Navy SEAL yang didukung Presiden Donald Trump, Ed Gallrein.

Gallrein atas Massie dengan perolehan suara 54,9 persen berbanding 45,1 persen, setelah pemilihan yang didominasi oleh serangan verbal Trump, pengeluaran pro-Israel, dan tekanan dari luar.

Pemilihan tersebut menjadi pemilihan pendahuluan Kongres termahal dalam sejarah AS, dengan pengeluaran iklan mencapai lebih dari USD32 juta.

Komite Urusan Publik Amerika-Israel (AIPAC), super PAC-nya; United Democracy Project, dan Republican Jewish Coalition Victory Fund menghabiskan lebih dari USD9 juta untuk mengalahkan Massie, sementara donor Republik pro-Israel terkemuka lainnya menggelontorkan jutaan dolar ke super PAC yang bersekutu dengan Trump yang mendukung Gallrein.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved