Analis Sebut Israel Omong Besar tapi Tak Mampu Serang Dahsyat Iran, Ini Penjelasannya

Jum'at, 11 Oktober 2024 - 09:33 WIB
loading...
Analis Sebut Israel...
Analis menilai ancaman Israel untuk serang Iran secara mematikan, presisi, dan mengejutkan sebagai omong besar. Foto/Tasnim News Agency
A A A
TEHERAN - Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant sesumbar serangan balik militer Zionis ke Iran akan mematikan, presisi, dan yang terpenting mengejutkan. Namun, seorang analis menganggapnya sebagai "omong besar".

Ehsan Safarnejad, analis dan jurnalis yang berbasis di Iran, dalam program Sputnik’s Fault Lines, mengatakan Israel tidak mampu memenuhi dua dari tiga deskripsi yang disampaikan Gallant tentang rencana serangan Israel terhadap Iran.

Israel mengeklaim bahwa mereka sudah membuktikan mampu melakukan serangan yang mengejutkan. Pengeboman kantor diplomatik Iran di Damaskus, pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, dan serangan teror pager di Lebanon adalah buktinya, meskipun sebagian besar kejutan berasal dari kesediaan Israel untuk melanggar hukum internasional dan kemanusiaan.

Baca Juga: Israel Janji Serangan Balik ke Iran Bakal Mematikan, Presisi, dan Mengejutkan

Menurut Safarnejad, deskripsi rinci itu dapat diabaikan begitu saja.

Selama setahun terakhir, serangan Israel terhadap Gaza dan Lebanon telah menunjukkan bahwa meskipun Israel memiliki kemampuan untuk bertindak secara presisi, mereka tidak cenderung melakukannya.

Penghancuran Gaza oleh Israel, kata dia, sama tidak pandang bulunya dengan apa pun yang pernah dilihat dunia sejak invasi Mongol ke Persia.

Melihat potensi serangan berikutnya, Israel telah menunjukkan bahwa mereka memiliki bom besar dan Angkatan Udara yang mumpuni, tetapi Iran bukanlah Gaza, bahkan bukan Lebanon.

Iran, kata Safarnejad, lebih dari mampu mempertahankan diri dari serangan Israel yang menyerupai serangannya terhadap Lebanon.

“Iran memproduksi beberapa sistem pertahanan [udara] terbaik di dunia,” jelas Safarnejad, yang dilansir Jumat (11/10/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Selama 90 Menit di Los...
Selama 90 Menit di Los Angeles, Iran Akhirnya Rasakan Euforia Piala Dunia 2026
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved