4 Alasan Israel Fokus ke Perang Lebanon Versi Pejabat Militer Zionis

Rabu, 09 Oktober 2024 - 18:50 WIB
loading...
4 Alasan Israel Fokus...
Pejabat militer Zionis ungkap alasan Israel fokur ke perang Lebanon. Foto/IDF
A A A
GAZA - Rezim Israel mengalihkan fokusnya ke garis depan utara dengan melancarkan invasi darat ke Lebanon. Itu terjadi setelah entitas pendudukan itu gagal mencapai satu pun dari tujuan yang dinyatakannya dalam perang genosida selama setahun di Jalur Gaza yang terkepung.

Pejuang Hizbullah keluar untuk membela warga Palestina setelah Tel Aviv melancarkan perang genosida brutal terhadap warga Palestina di Jalur Gaza pada Oktober 2023, yang sejauh ini telah menewaskan hampir 42.000 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak.

Lebih dari 2.000 orang telah tewas dalam serangan Israel di Lebanon yang dimulai pada Oktober tahun lalu, menurut Kementerian Kesehatan negara itu. .

Perlawanan Lebanon telah membalas dengan menargetkan wilayah utara di Israel hampir setiap hari, dan mengindikasikan bahwa penembakan roketnya ke target Israel akan berhenti hanya ketika rezim tersebut sepenuhnya mengakhiri invasinya ke Gaza dan Lebanon selatan.

4 Alasan Israel Fokus ke Perang Lebanon Versi Pejabat Militer Zionis

1. Memulangkan Pengungsi Israel yang Mengungsi karena Perang

Menurut seorang sumber keamanan senior Israel kepada harian berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth mengutip sumber Israel yang mengatakan bahwa agresi Tel Aviv di Lebanon selatan ditujukan untuk memulangkan para pemukim Israel yang telah melarikan diri karena serangan balasan yang intens oleh gerakan perlawanan Lebanon Hizbullah di wilayah utara yang diduduki.

2. Gagal Mengalahkan Hamas dan Memulangkan Sandera

Invasi darat ke Lebanon selatan terjadi hampir setahun setelah Israel melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza menyusul operasi bersejarah oleh gerakan perlawanan Palestina Hamas dalam beberapa dekade.

"Israel berperang di Jalur Gaza setahun yang lalu dengan dua tujuan utama: mengamankan pembebasan tahanan dan melumpuhkan kemampuan Hamas," kata sumber keamanan tersebut.

"Setelah gagal mencapai salah satu dari tujuan ini, Israel mengalihkan fokusnya ke garis depan utara, dengan menambahkan tujuan ketiga: kembalinya para pemukim utara. Namun, tidak jelas bagaimana cara mencapai tujuan ini."

Baca Juga: Timur Tengah Membara, Menhan AS Tegaskan Komitmen Bantu Pertahanan Arab Saudi

3. Membuka Lebih Banyak Front

Sumber keamanan senior Israel mengatakan kepada Yedioth Ahronoth bahwa rezim tersebut bermaksud untuk membuka "lebih banyak front" dengan menyeret Iran ke dalam konflik setelah mengalihkan fokusnya dari Gaza dan Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved