Cegah Penyebaran Virus Corona, Israel Tutup Daerah Yahudi Ultra-Ortodoks

Senin, 13 April 2020 - 01:02 WIB
loading...
Cegah Penyebaran Virus...
Israel menutup wilayah Yahudi Ortodoks di Yerusalem. Foto/Algemeiner
A A A
YERUSALEM - Israel mengunci sebagian besar wilayah Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem pada Minggu untuk mencoba mencegah penyebaran virus Corona dari lingkungan padat penduduk di mana tingkat infeksinya cukup tinggi.

Bnei Brak, sebuah kota ultra-Ortodoks yang berpenduduk 200.000 di dekat Tel Aviv, dinyatakan sebagai zona terlarang pada 2 April dan polisi memiliki akses terbatas ke daerah itu.

Pembatasan masuk dan keluar, menggunakan penghalang jalan polisi, diberlakukan pada hari yang sama dengan perintah pemerintah Israel untuk mengenakan masker di depan umum mulai berlaku di seluruh negara Zionis itu speerti dikutip dari Reuters, Senin (13/4/2020).

Penghuni lingkungan terlarang di Yerusalem masih dapat berbelanja dekat dengan rumah untuk kebutuhan pokok. Sinagog ditutup untuk mencoba membendung infeksi, seperti yang telah terjadi di seluruh negeri.

Lingkungan itu adalah rumah bagi keluarga besar yang tinggal di tempat yang dekat Ibu Kota. Kepatuhan aturan pedoman jarak sosial telah dirilis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
McDonalds di Malioboro...
McDonalds di Malioboro Tutup, Faktor Boikot Israel?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved