Perang Ukraina Hanya Bertahan selama 15 Hari Jika...

Senin, 07 Oktober 2024 - 22:05 WIB
loading...
Perang Ukraina Hanya...
Tentara Ukraina diprediksi akan kalah. Foto/Kyiv Post
A A A
MOSKOW - Konflik Ukraina bisa berakhir dalam 15 hari jika Barat berhenti mendukung Kiev. Itu diungkapkan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa yang akan lengser Josep Borrell.

Dalam sebuah wawancara dengan media Spanyol 20minutos yang diterbitkan pada hari Senin, diplomat itu mengisyaratkan bahwa sementara "banyak" ingin konflik berakhir secepat mungkin, pendukung Barat Ukraina tidak akan senang dengan berakhirnya konflik tersebut sesuai dengan persyaratan Rusia.

Menurut Borrell, jika Uni Eropa dan AS tiba-tiba berhenti membantu Kiev, Ukraina akan dipaksa untuk menyerah.

"Jika kita berhenti mendukung Ukraina, perang akan berakhir dalam lima belas hari dan [Presiden Rusia Vladimir] Putin akan mencapai tujuannya. Tetapi apakah kita menginginkan ini untuk Ukraina, dan untuk keamanan kita sendiri, sebagai orang Eropa?" Borrell bertanya, dengan alasan bahwa yang "penting" adalah bagaimana konflik itu berakhir, bukan kapan.

"Kita harus melakukan segala yang mungkin untuk memastikan bahwa ketika saatnya tiba, negosiasi dapat dilakukan dengan persyaratan yang menguntungkan kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina," diplomat utama Uni Eropa, pendukung vokal Kiev, menambahkan. Dia sebelumnya telah berjanji atas nama blok tersebut "untuk mendukung Ukraina dengan apa pun yang diperlukan selama diperlukan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Afgan Buka Konser Retrospektif...
Afgan Buka Konser Retrospektif dengan Misteri Dunia, Disambut Riuh Ribuan Penonton
Berita Terkini
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved