Artileri Hizbullah Kembali Gagalkan Serangan Darat Israel ke Lebanon

Kamis, 03 Oktober 2024 - 20:45 WIB
loading...
Artileri Hizbullah Kembali...
Tentara Lebanon berada di wilayah perbatasan. Foto/sputnik
A A A
BEIRUT - Pejuang gerakan Hizbullah Lebanon dengan bantuan artileri menghentikan upaya Pasukan Israel (IDF) untuk menerobos wilayah Lebanon di area bekas pos pemeriksaan perbatasan Fatima.

Kabar itu diungkap layanan pers gerakan tersebut pada hari Kamis (3/10/2024).

"Pejuang Perlawanan Islam (Hizbullah) pada (10:15) pada Kamis pagi, menanggapi dengan tembakan artileri terhadap upaya pasukan musuh Israel untuk menerobos ke (mantan) pos pemeriksaan Fatima," ungkap gerakan tersebut.

Eskalasi Konflik Israel dan Hizbullah


Situasi di perbatasan antara Lebanon dan Israel tetap tegang sejak dimulainya operasi militer di Jalur Gaza pada Oktober tahun lalu.

Saat itu, Hizbullah mulai menembaki Israel utara untuk mendukung gerakan Palestina Hamas. Eskalasi tajam terjadi pada tanggal 17 dan 18 September, ketika perangkat komunikasi meledak secara bersamaan di berbagai wilayah Lebanon: pager pertama, dan keesokan harinya, radio walkie talkie.

Menurut laporan, perangkat ini terutama digunakan anggota Hizbullah. Namun laporan lain menyatakan perangkat itu digunakan oleh banyak warga sipil.

Data resmi mengonfirmasi 37 korban tewas, dengan lebih dari 3.000 orang terluka, termasuk anak-anak dan warga sipil.

Setelah kejadian ini, Israel melancarkan serangan udara ke negara tetangga, menargetkan dan melenyapkan beberapa komandan Hizbullah berpangkat tinggi dengan serangan udara presisi, termasuk Sekretaris Jenderal Hassan Nasrallah.

Pada 1 Oktober, Israel mengumumkan dimulainya operasi darat terhadap gerakan Syiah tersebut.

Jumlah korban tewas akibat serangan udara IDF kini telah mendekati 2.000, dengan lebih dari 1,2 juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Puluhan ribu pengungsi telah melarikan diri ke negara tetangga Suriah.

Meskipun mengalami kerugian ini, termasuk di antara para pemimpinnya, Hizbullah terus terlibat dalam pertempuran darat.

IDF juga telah melaporkan korban dan cedera di antara tentara Israel yang berpartisipasi dalam operasi di Lebanon selatan.

Sementara itu, Hizbullah belum menghentikan serangan roketnya ke Israel, dengan jangkauan serangan yang meningkat secara signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Puluhan salvo roket tercatat setiap hari di kota-kota Israel, dengan beberapa serangan menghantam bangunan tempat tinggal.

Baca juga: Iran Anggap Negara Mana Pun yang Sediakan Wilayah Udaranya untuk Israel sebagai Musuh
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved