Serang Biden, Pence Sebar Ketakutan dalam Kampanye Pilpres AS

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 04:31 WIB
loading...
A A A
Dia juga menyuarakan catatan yang penuh harapan—terlalu meriah menurut perkiraan beberapa ahli—kecuali menjanjikan vaksin virus corona sebelum akhir tahun dan menyebut perkembangan seperti itu sebagai keajaiban. Bisa jadi Pence benar, atau mungkin perkataannya memiliki nilai politik dan bobot substantif dari "rencana rahasia" Richard Nixon untuk mengakhiri Perang Vietnam selama kampanye 1968.

Kampanye kepresidenan itu telah menjadi obsesi bagi Trump dan Pence tahun ini. Meskipun Nixon bukan petahana pada saat itu, mereka telah meminjam banyak darinya dan dari kandidat pihak ketiga, George Wallace, dalam mengobarkan perpecahan rasial dan budaya sambil menjadikan diri mereka sebagai pendukung "hukum dan ketertiban".

"Presiden Trump dan saya akan selalu mendukung hak orang Amerika untuk melakukan protes damai," kata Pence, kurang dari dua bulan setelah pasukan federal dengan kasar mengusir pengunjuk rasa damai dari luar Gedung Putih saat Trump berbicara di Rose Garden. "Tapi kerusuhan dan penjarahan bukanlah protes damai. Meruntuhkan patung bukanlah kebebasan berbicara, dan mereka yang melakukannya akan dituntut sepenuhnya sesuai hukum."

Beberapa baris kemudian, setelah mengutuk Biden karena berbicara tentang bias rasial implisit, Pence tampaknya memisahkan "orang Amerika" dari "tetangga Afrika-Amerika-nya". (Baca juga: Klaim Gerakan Moral, KAMI Inkonsisten jika Jadi Parpol )

"Rakyat Amerika tahu kami tidak harus memilih antara mendukung penegakan hukum dan berdiri bersama tetangga Afrika-Amerika kami untuk meningkatkan kualitas hidup, pendidikan, pekerjaan dan keselamatan mereka," kata Pence, seperti dikutip NBC News, Jumat (28/8/2020).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved