Iran Gunakan Radar Rusia Lacak Jet Tempur F-35 AS usai Soleimani Dibunuh

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 01:11 WIB
loading...
Iran Gunakan Radar Rusia...
Beberapa pesawat jet tempur siluman F-35A terbang dari Pangkalan Udara Hill di Utah, Amerika Serikat. Foto/US Air Force
A A A
MOSKOW - Iran menggunakan radar Rusia untuk membantu Angkatan Darat-nya melacak pesawat jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat (AS). Teknologi Moskow itu digunakan setelah kematian jenderal top Teheran, Qasem Soleimani, akibat serangan pesawat nirawak Amerika di Baghdad awal tahun ini.

Wakil direktur jenderal pusat penelitian Rezonans Rusia, Alexander Stuchilin, mengungkapkan hal tersebut di sela-sela forum militer dan teknis Army-2020 di luar Moskow awal pekan ini.

"Pada awal 2020, sistem (radar Rezonans-NE) ini mengidentifikasi F-35 AS dan terus melacaknya," kata Stuchilin, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (28/8/2020). (Baca: Media Israel: Mossad Dukung Penjualan Jet Tempur Siluman F-35 AS ke UEA )

Dia merujuk pada "peristiwa terkenal" yang terjadi di awal tahun 2020, dalam anggukan yang jelas atas pembunuhan terhadap Qasem Soleimani, kepala Pasukan Quds—pasukan elite di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

"Berkat personel sistem radar yang secara terbuka mentransmisikan informasi, termasuk terkait dengan rute penerbangan F-35, lawan tidak melakukan tindakan yang tidak dapat diperbaiki yang mungkin menyebabkan perang besar," ujar Stuchilin.

Pemimpin Rezonans menambahkan bahwa radar telah berada dalam layanan tempur konstan di Iran selama beberapa tahun sekarang. Baik pejabat Rusia maupun AS belum mengomentari pernyataan Stuchilin.

Ketegangan AS vs Iran
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved