alexametrics

Ibu Tersangka Pemerkosa di India: Bakar Anakku seperti Dia Bakar Korban

loading...
Ibu Tersangka Pemerkosa di India: Bakar Anakku seperti Dia Bakar Korban
Para warga di India demo menuntut keadilan bagi dokter hewan yang diperkosa dan dibunuh secara brutal di Hyederabad, Rabu malam pekan lalu. Foto/REUTERS/Vinod Babu
A+ A-
NEW DELHI - Keluarga dari empat pria tersangka pemerkosaan, pembunuhan, dan pembakaran terhadap dokter hewan Priyanka Reddy di Hyderabad, India, turut membela korban. Mereka menyerukan agar putra-putra mereka digantung dan dibakar sebagai pembalasan.

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan brutal terhadap dokter hewan berusia 27 tahun itu telah memicu kemarahan publik India. Serangan mengerikan pada Rabu malam pekan lalu itu juga jadi sorotan media internasional.

Keempat tersangka saat ini ditahan polisi. Mereka adalah Mohammad Pasha, Jollu Shiva, Jollu Naveen, dan Chintakunta Chennakeshavulu. Mereka berusia 20 hingga 24 tahun.



Keluarga dari masing-masing tersangka menghadapi penghinaan di depan umum setelah pemerkosaan dan pembunuhan brutal tersebut. (Baca: Seorang Dokter Hewan di India Diperkosa, Dibunuh lalu Dibakar)

"Jika anakku salah, bakar dia sama seperti dia (korban) dibakar. Bukankah korban juga putri dari seorang Ibu? Saya menderita hari ini, saya bisa membayangkan apa yang dialami ibu gadis itu," kata Jayama, Ibu dari Chennakesavulu.

"Anda gantung dia, bunuh dia atau tembak mati dia. Maukah Anda mendengarkan jika saya mengatakan saya ingin anak saya kembali? Anda berikan hukuman apa pun. Saya juga punya anak perempuan," lanjut dia saat menjawab pertanyaan dari wartawan di Telangana, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (3/12/2019).

"Anda lakukan apa saja. Hanya Tuhan yang tahu," ujar Ibu dari tersangka Jollu Shiva, menggemakan komentar serupa yang dibuat oleh orang tua dari tersangka Mohammad Pasha.

Tersangka Jollu Shiva yang diduga membawa lari sepeda motor Priyanka Reddy. Dia juga dituduh membeli bensin yang digunakan untuk membakar jasad korban. Dia ditolak oleh keluarganya setelah jadi tersangka kejahatan brutal tersebut.

"Saya tidak ingin ada hubungannya dengan anak saya. Saya telah menolaknya...Saya tidak akan pergi ke pengadilan ketika persidangan dimulai. Dia sudah mati bagi saya," kata ayah Shiva, Jollu Rajappa.

Dia mengaku keluarganya telah menghadapi penghinaan dan ejekan publik setelah putranya jadi tersangka dalam kejahatan yang mengerikan itu. (Baca juga: Dokter Hewan India Diperkosa dan Dibakar, Ibunya Menuntut Keadilan)

Tersangka Jollu Naveen dituduh ikut serta dalam pemerkosaan dan pembunuhan oleh geng tersebut. "Tentu saja saya marah padanya. Beranikah dia melakukan sesuatu seperti ini? Beranikah dia bahkan memikirkan sesuatu seperti ini? Saya tidak percaya bahwa anak saya bisa menjadi orang seperti ini, tetapi saya jauh lebih marah. Dia harus dihukum," kata Laxmi, Ibu dari Naveen.

Di bawah hukum India, hukuman untuk pembunuhan adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup dan denda. Sedangkan hukuman untuk pemerkosaan oleh geng adalah penjara selama 20 tahun hingga seumur hidup dengan denda yang harus dibayarkan kepada korban.

Selain pemerkosaan dan pembunuhan, keempat tersangka juga dikenai tuduhan melakukan konspirasi kriminal, penculikan, intimidasi, mengajukan bukti palsu, dan perampokan.

Para tersangka mengaku merencanakan pembunuhan tersebut dengan menusuk salah satu ban sepeda motor korban, sebelum menyerangnya dengan kedok menawarkan bantuan. Mereka kemudian memerkosa dan membunuh sebelum akhirnya membakar tubuh korban sekitar 25 km di bawah jembatan di wilayah Hyderabad. Warga setempat menemukan jasad korban yang hangus keesokan paginya.

Menurut laporan polisi, korban dipaksa menenggak alkohol sebelum dia diperkosa dan dibunuh dan kemudian dibakar menggunakan bensin dan solar.
(mas)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak