Lebanon Memanas, AS Akan Tambah Pasukan di Timur Tengah

Minggu, 29 September 2024 - 18:15 WIB
loading...
Lebanon Memanas, AS...
AS akan menambah pasukannya di Timur Tengah karena konflik Lebanon yang makin memanas. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk menambah kehadiran militernya di Timur Tengah setelah serangan udara Israel menewaskan pemimpin politik Hizbullah Hassan Nasrallah.

Menurut dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, militer telah memberikan Menteri Pertahanan Lloyd Austin opsi untuk memindahkan pasukan tambahan ke wilayah tersebut.

Menteri pertahanan tersebut kemudian dilaporkan membahas perubahan postur tersebut dengan Presiden AS Joe Biden dan pejabat keamanan nasional. NBC News melaporkan bahwa meskipun belum ada keputusan segera yang dibuat, Austin memiliki kewenangan untuk mengirim pasukan tambahan.

Awal bulan ini, Pentagon telah bergerak untuk memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah karena ketegangan antara Hizbullah yang didukung Iran dan Israel meningkat. Saat ini ada sekitar 40.000 tentara AS di wilayah tersebut, termasuk lebih dari selusin kapal perang.

Baca Juga: AS: Israel Mungkin Akan Melakukan Invasi Darat Terbatas ke Lebanon
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Netizen Heboh! Trump...
Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki
Rekomendasi
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Keterlibatan TNI dalam...
Keterlibatan TNI dalam Penggeledahan Polri 8-10 Juli 2026
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved