Bela Hizbullah, 40.000 Milisi dari Negara-negara Arab Siaga di Dekat Israel

Kamis, 26 September 2024 - 08:33 WIB
loading...
Bela Hizbullah, 40.000...
Sekitar 40.000 milisi dari negara-negara Arab dilaporkan telah siaga di dekat Israel untuk mendukung Hizbullah Lebanon. Foto/The New Arab
A A A
TEL AVIV - Sekitar 40.000 milisi dari sejumlah negara Arab, termasuk Irak, Yaman, dan Suriah, telah siaga di dekat Israel untuk mendukung kelompok Hizbullah Lebanon.

Surat kabar Haaretz, mengutip sumber militer Zionis, melaporkan puluhan ribu milisi Arab itu telah berkumpul di dekat Dataran Tinggi Golan—wilayah Suriah yang diduduki Israel.

Sumber militer Zionis itu mengatakan mereka sedang menunggu komando dari Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah untuk bergabung dalam pertempuran melawan Israel.

Baca Juga: Jenderal Tertinggi Zionis Perintahkan Tentara Israel Bersiap Invasi Darat Lebanon

"Mereka bukan milisi elite, tetapi Pasukan Nukhba juga bukan, dan meskipun demikian kami melihat apa yang dapat dilakukan oleh pasukan yang terdiri dari 2.000 hingga 3.000 orang bersenjata ketika mereka mengejutkan dan menyerang sebuah komunitas," tulis Haaretz, mengacu pada serangan mendadak pimpinan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

"Jika diperlukan, kami juga akan bertindak di Suriah untuk menjelaskan kepada [Presiden Bashar] al-Assad bahwa kami tidak lagi menerima kehadiran mereka di sana," lanjut surat kabar Zionis itu mengutip pernyataan seorang pejabat senior pertahanan Israel yang tidak disebutkan namanya, yang dilansir The New Arab, Kamis (26/9/2024).

Sejauh ini, Damaskus, Hizbullah, dan Tel Aviv belum merilis pernyataan resmi apa pun terkait klaim yang dibuat oleh laporan Haaretz.

Israel dan Hizbullah telah terlibat dalam serangan lintas batas sejak 8 Oktober 2023, dalam apa yang dikatakan kelompok Lebanon itu sebagai "front dukungan" bagi warga Palestina di Gaza—tempat lebih dari 41.400 orang telah tewas akibat serangan brutal Israel.

Israel mengumumkan akan memperluas perangnya terhadap Hizbullah dengan menargetkan Lebanon secara lebih luas.

Israel melancarkan gelombang serangan mematikan dan membabi buta sejak Senin, menewaskan lebih dari 500 orang, termasuk 50 anak-anak dan 95 wanita, dalam 24 jam—jumlah korban tewas harian terbesar dalam peperangan modern, menurut New York Times.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved