Ketakutan Berlebihan dengan Serangan Hizbullah, Banyak Warga Israel Butuh Bantuan Dokter Jiwa

Rabu, 25 September 2024 - 19:25 WIB
loading...
Ketakutan Berlebihan...
Dikarenakan ketakutan yang berlebihan, banyak warga Israel minta bantuan dokter jiwa. Foto/Instagram/IDF
A A A
GAZA - Sebuah organisasi Israel mengatakan bahwa permintaan dukungan psikologis dari dokter jiuwa dan psikolog dari warga di utara negara pendudukan telah meningkat sebesar 30 persen dalam dua hari.

Mengutip Asosiasi Eran, yang menyediakan "pertolongan pertama psikologis", Channel 12 melaporkan bahwa peningkatan tersebut disebabkan oleh "serangan panik" atas meningkatnya baku tembak dengan gerakan Hizbullah Lebanon.

Sebelumnya, Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa sirene serangan udara dibunyikan di sebagian besar permukiman Israel utara, terutama di Atlit, yang menyaksikan hal ini untuk pertama kalinya sejak 2014, karena takut akan adanya pesawat nirawak yang diluncurkan dari Lebanon.

Menurut tentara pendudukan Israel, tiga pesawat nirawak telah menembus wilayah udaranya, sementara yang lain dicegat, yang mendorongnya untuk menyelidiki masalah tersebut karena permukiman Atlit menampung markas besar pangkalan angkatan laut militer Shayetet 13.

Saluran tersebut menjelaskan bahwa, "Tampaknya ada kenyataan baru bagi ratusan ribu penduduk di utara [Israel]." Saluran tersebut mengutip Ofer Yehezkeli, wakil walikota Qiryat Shemona di Israel utara, yang mengatakan bahwa, "Sekolah-sekolah tetap ditutup setelah bunyi sirene terus-menerus, dan sejak Selasa pagi 20 orang dengan luka ringan dan sedang telah tiba di rumah sakit."

Baca Juga: Hizbullah Luncurkan Rudal Balistik ke Kantor Mossad di Tel Aviv

Sejak Senin pagi, tentara Israel telah melancarkan serangan "paling keras dan ekstensif" di Lebanon sejak awal konfrontasi dengan Hizbullah sekitar setahun yang lalu, menewaskan 558 orang dan melukai 1.835 orang, termasuk anak-anak dan wanita.

Faksi Lebanon dan Palestina di Lebanon, terutama Hizbullah, telah saling tembak setiap hari dengan tentara Israel di seberang Garis Biru [Gencatan Senjata] sejak 8 Oktober tahun lalu, yang mengakibatkan ratusan orang tewas dan cedera, sebagian besar di pihak Lebanon.

Faksi-faksi tersebut menuntut diakhirinya perang yang telah dilancarkan Israel dengan dukungan AS di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.

Perang Israel telah menewaskan 41.500 warga Palestina, terutama anak-anak dan wanita, dan melukai 96.000 lainnya. Diperkirakan 11.000 orang hilang, diduga tewas, di bawah reruntuhan rumah mereka dan infrastruktur sipil lainnya yang dihancurkan oleh Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Israel Minta Warga Lebanon...
Israel Minta Warga Lebanon Mengungsi, Serangan Besar Dimulai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved