Persidangan Korupsi Terbesar dalam 4 Dekade di Singapura Segera Digelar

Senin, 23 September 2024 - 15:42 WIB
loading...
A A A
“Pemerintah telah menangani kasus ini dengan ketat sesuai dengan hukum, dan akan terus melakukannya,” kata Lee dalam sebuah pernyataan saat itu. “Saya bertekad untuk menegakkan integritas Partai dan Pemerintah, dan reputasi kami sebagai negara yang jujur dan tidak korup. Warga Singapura tidak mengharapkan yang kurang dari itu.”

Sebagian besar dakwaan yang dihadapi Iswaran didasarkan pada ketentuan yang jarang digunakan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang telah menjadi bagian dari undang-undang pidana negara-kota tersebut sejak tahun 1871, menurut surat kabar Straits Times. Ketentuan tersebut menjadikan pelanggaran bagi pegawai negeri untuk menerima atau memperoleh sesuatu yang berharga, secara cuma-cuma atau dengan pembayaran yang tidak memadai, dari siapa pun yang terlibat dengannya dalam kapasitas resmi.

Tim hukum Iswaran dipimpin oleh mantan anggota parlemen PAP Davinder Singh, seorang penasihat senior yang sering mewakili Lee, serta mendiang ayahnya Lee Kuan Yew. Di antara 56 saksi penuntut adalah istri Iswaran. Bagian pertama persidangan akan berlanjut hingga 27 September.

Ong Beng Seng dan S Iswaran serta dua pejabat lainnya menggunakan sekop berwarna emas untuk merintis pembangunan gedung pit F1. Ong dan Iswaran berada di sebelah kiri foto sambil tertawa.

Di negara yang hanya pernah mengenal satu partai yang berkuasa, jajak pendapat secara konsisten menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap pemerintah. Namun, kisah Iswaran muncul beberapa bulan setelah mantan Ketua Parlemen Tan Chuan Jin – seorang pria yang pernah digadang-gadang sebagai calon perdana menteri masa depan – mengundurkan diri pada Juli 2023 setelah mengakui perselingkuhannya dengan sesama anggota parlemen. Anggota parlemen tersebut juga mengundurkan diri.

Sidang pengadilan tersebut juga berlangsung hampir lima bulan setelah masa jabatan Perdana Menteri baru Lawrence Wong, dan dengan pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada November 2025. “Sidang pengadilan Iswaran harus menjadi faktor penting dalam pikiran Wong saat ia memutuskan kapan akan pergi ke tempat pemungutan suara,” kata profesor asosiasi Michael Barr dari Universitas Flinders di Adelaide, Australia kepada Al Jazeera.

“Mereka lebih suka sidang pengadilan itu dilakukan di masa depan atau jauh di masa lalu, sehingga tidak perlu diperhatikan dan diingat.”

Sementara pengamat politik independen Felix Tan menganggap kasus tersebut sebagai “titik kecil” dalam rekam jejak pemerintahan yang baik di Singapura, ia memperingatkan bahwa ada juga risiko bagi partai yang berkuasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
2 Sisi PFII: Potensi...
2 Sisi PFII: Potensi Risiko versus Presisi
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
Berita Terkini
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved