Swiss akan Usir Ratusan Ilmuwan Rusia dari Laboratorium Fisika Partikel CERN
Sabtu, 21 September 2024 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Organisasi ini mulai bekerja sama dengan Uni Soviet pada tahun 1955, meskipun baik Uni Soviet maupun Rusia tidak pernah menjadi anggota penuh.
Rusia mengajukan permohonan keanggotaan asosiasi pada tahun 2012 tetapi menarik permohonannya enam tahun kemudian dan telah memegang status pengamat sejak saat itu.
Pada Maret 2022, CERN menangguhkan status pengamat ini sebagai tanggapan atas dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina.
Rusia memberikan kontribusi finansial kepada organisasi tersebut dan membantu membangun Large Hadron Collider, akselerator partikel terbesar dan terkuat di dunia, yang mencapai tabrakan pertamanya pada tahun 2010.
Collider tersebut telah memungkinkan para ilmuwan mengonfirmasi keberadaan boson Higgs, partikel yang memberikan massa pada partikel lain seperti elektron dan quark.
Hilangnya kontribusi Rusia untuk peningkatan intensitas tinggi collider yang dijadwalkan pada tahun 2029 akan merugikan CERN sebesar 40 juta franc Swiss (USD47 juta), menurut Nature.
Memutus hubungan dengan Rusia juga akan berarti kemunduran bagi penelitian ilmiah, Hannes Jung, fisikawan partikel di German Electron Synchrotron di Hamburg, yang juga bekerja dengan CERN, mengatakan kepada Nature.
Rusia mengajukan permohonan keanggotaan asosiasi pada tahun 2012 tetapi menarik permohonannya enam tahun kemudian dan telah memegang status pengamat sejak saat itu.
Pada Maret 2022, CERN menangguhkan status pengamat ini sebagai tanggapan atas dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina.
Rusia memberikan kontribusi finansial kepada organisasi tersebut dan membantu membangun Large Hadron Collider, akselerator partikel terbesar dan terkuat di dunia, yang mencapai tabrakan pertamanya pada tahun 2010.
Collider tersebut telah memungkinkan para ilmuwan mengonfirmasi keberadaan boson Higgs, partikel yang memberikan massa pada partikel lain seperti elektron dan quark.
Hilangnya kontribusi Rusia untuk peningkatan intensitas tinggi collider yang dijadwalkan pada tahun 2029 akan merugikan CERN sebesar 40 juta franc Swiss (USD47 juta), menurut Nature.
Memutus hubungan dengan Rusia juga akan berarti kemunduran bagi penelitian ilmiah, Hannes Jung, fisikawan partikel di German Electron Synchrotron di Hamburg, yang juga bekerja dengan CERN, mengatakan kepada Nature.
Lihat Juga :