5 Misteri Serangan Pager dan Walkie-Talkie Hizbullah, Salah Satunya Operasi Intelijen yang Terkoordinasi

Sabtu, 21 September 2024 - 07:52 WIB
loading...
A A A
BBC telah beberapa kali mencoba menghubungi Bársony-Arcidiacono, tetapi tidak dapat menghubunginya.

Namun, ia dilaporkan berbicara kepada NBC News, dengan mengatakan: "Saya tidak membuat pager. Saya hanya perantara." Jadi, siapa sebenarnya yang berada di balik BAC Consulting?

The New York Times telah melaporkan bahwa perusahaan itu sebenarnya adalah kedok bagi intelijen Israel. Surat kabar itu, mengutip tiga pejabat Israel, mengatakan bahwa dua perusahaan cangkang lainnya diciptakan untuk membantu menyembunyikan identitas orang-orang yang sebenarnya memproduksi pager: perwira intelijen Israel.

BBC belum dapat memverifikasi laporan ini secara independen - tetapi kita tahu bahwa otoritas Bulgaria kini telah mulai menyelidiki perusahaan lain yang terkait dengan BAC.

Siaran pers Bulgaria bTV melaporkan pada hari Kamis bahwa 1,6 juta euro (USD1,8 juta; £1,3 juta) yang terkait dengan serangan perangkat di Lebanon telah melewati Bulgaria dan kemudian dikirim ke Hungaria.

3. Bagaimana perangkat radio itu dibobol?

5 Misteri Serangan Pager dan Walkie-Talkie Hizbullah, Salah Satunya Operasi Intelijen yang Terkoordinasi

Foto/AP

Asal-usul perangkat radio, yang meledak dalam gelombang serangan kedua, kurang jelas.

BBC tahu bahwa setidaknya beberapa dari yang meledak adalah model IC-V82 yang diproduksi oleh perusahaan Jepang, ICOM.

Perangkat tersebut dibeli oleh Hizbullah lima bulan lalu, menurut sumber keamanan yang berbicara kepada Reuters kantor berita.

Sebelumnya, seorang eksekutif penjualan di anak perusahaan Icom di AS mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa perangkat radio yang meledak di Lebanon tampaknya merupakan produk tiruan yang tidak dibuat oleh perusahaan tersebut – menambahkan bahwa mudah untuk menemukan versi palsu secara daring.

BBC hanya butuh beberapa detik untuk menemukan Icom IC-V82 yang terdaftar untuk dijual di pasar daring.

ICOM mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menghentikan produksi dan penjualan model tersebut hampir satu dekade lalu, pada bulan Oktober 2014 - dan mengatakan bahwa mereka juga telah menghentikan produksi baterai yang dibutuhkan untuk mengoperasikannya.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka tidak melakukan outsourcing produksi ke luar negeri - dan semua radionya diproduksi di sebuah pabrik di Jepang Barat.

Menurut kantor berita Kyodo, Icom Yoshiki Enomoyo menyarankan bahwa foto kerusakan di sekitar kompartemen baterai walkie-talkie yang meledak menunjukkan bahwa walkie-talkie tersebut mungkin telah dipasangi bahan peledak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved