AS Ogah Tarik Sistem Rudal Typhon dari Filipina Meski China Marah

Kamis, 19 September 2024 - 13:15 WIB
loading...
AS Ogah Tarik Sistem...
Amerika Serikat enggan menarik sistem rudal Typhon dari Filipina meski China marah. Foto/US Army
A A A
MANILA - Amerika Serikat (AS) menolak seruan untuk menarik sistem rudal jarak menengah Typhon yang ditempatkan di Filipina. Washington mengabaikan kemarahan China, yang keberatan dengan keberadaan senjata tersebut.

Alih-alih mengindahkan keberatan Beijing, Washington justru sedang menguji kelayakan penggunaan senjata itu dalam konflik regional. Demikian diungkap sumberFilipina yang mengetahui masalah tersebut, sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (19/9/2024).

Sistem Typhon, yang dapat dilengkapi dengan rudal jelajah yang mampu menyerang target di China, dibawa Amerika untuk latihan gabungan di Filipina awal tahun ini.

Meski latihan tempur gabungan itu sudah rampung, senjata itu tetap berada Filipina.

Baca Juga: China Cemas Dramatis atas Pengerahan Rudal Typhon AS di Filipina

Filipina, tetangga Taiwan di selatan, merupakan bagian penting dari strategi AS di Asia dan akan menjadi titik persiapan yang sangat diperlukan bagi militer untuk membantu Taipei jika terjadi serangan China.

China dan Rusia mengecam tindakan AS tersebut—pengerahan pertama sistem rudal Typhon ke Indo-Pasifik—dan menuduh Washington memicu perlombaan senjata.

Pengerahan senjata tersebut, yang beberapa rinciannya belum dilaporkan sebelumnya, terjadi saat China dan sekutu perjanjian pertahanan AS, Filipina, berselisih mengenai beberapa bagian Laut China Selatan yang diperebutkan dengan sengit.

Beberapa bulan terakhir telah terjadi serangkaian konfrontasi laut dan udara di jalur perairan strategis tersebut.

Para pejabat Filipina mengatakan pasukan Filipina dan AS terus berlatih dengan sistem rudal tersebut, yang berada di Luzon utara yang menghadap Laut China Selatan dan dekat dengan Selat Taiwan, dan mereka tidak mengetahui rencana segera untuk memulangkannya, meskipun latihan bersama berakhir bulan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Princes Rules Broken?!,...
Prince's Rules Broken?!, Microdrama Time Traveling Terbaru di V+Short
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
Berita Terkini
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved