Kerabat Korban Pembantaian: Kartel Narkoba Meksiko Lebih Buruk dari ISIS

Jum'at, 08 November 2019 - 14:09 WIB
Kerabat Korban Pembantaian:...
Kerabat Korban Pembantaian: Kartel Narkoba Meksiko Lebih Buruk dari ISIS
A A A
BAVISPE - Kerabat dari sembilan warga Amerika Serikat (AS) yang dibantai dalam penyergapan kelompok bersenjata di wilayah utara Meksiko mengatakan kartel narkoba di negara itu lebih buruk daripada ISIS.

Kerabat korban mendesak pemerintah Meksiko untuk menerima bantuan Washington untuk menghancurkan kartel narkoba.

Sembilan korban tewas—tiga ibu dan enam anak—telah dimakamkan di Meksiko pada hari Kamis. Menurut pemerintah setempat mereka terjebak dalam baku tembak perselisihan antara Kartel Juarez dan saingannya Kartel Sinaloa pada hari Senin.

Para korban berasal dari tiga keluarga berkewarganegaraan ganda AS-Meksiko yang lahir dari komunitas Mormon. Komunitas ini didirikan di utara Meksiko beberapa dekade lalu.

Para pelayat datang dari ribuan mil untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.

Kesedihan dan kemarahan mencengkeram kerabat yang berduka, dan beberapa dari mereka mendesak Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador untuk menerima tawaran bantuan Presiden AS Donald Trump untuk membantu menghancurkan geng narkoba.

"Saya benar-benar percaya bahwa kartel di Meksiko telah pindah ke tingkat kebiadaban lain, mereka sama buruk atau lebih buruk dari ISIS. ISIS punya ideologi," kata Rosa LeBaron, 65, sepupu dari salah satu korban yang tewas dalam serangan itu.

"Skenario (pembunuh bayaran) ini, mengapa mereka melakukannya? Karena murni keserakahan dan kejahatan," ujarnya, dikutip Reuters, Jumat (8/11/2019).

Dia mengatakan Meksiko perlu mengatasi kebanggaan, dan menerima bantuan dari dari negara tetangga atau koalisi internasional, seperti PBB, untuk membasmi kartel. (Baca: Keluarga AS Dibantai di Jalan Raya Meksiko, 9 Tewas Termasuk Anak-anak )

"Ini sangat di luar jangkauan, kita hidup seperti kita di Afghanistan, 100 mil dari perbatasan AS," kata LeBaron.

Lebih dari 250.000 orang Meksiko telah terbunuh dalam kekerasan yang meningkat yang telah mencengkeram negara itu sejak 2007, banyak dari mereka menjadi korban kekerasan terkait narkoba.

"Mereka harus memusnahkan orang-orang jahat ini dari Meksiko seperti koalisi yang masuk ke Suriah dan tempat-tempat tersebut," ujarnya.

Julian LeBaron, kerabat lain dari para korban dan seorang aktivis setempat, mengatakan ia akan menyambut bantuan dari luar untuk menemukan para pembunuh. Dia tidak berpikir pemerintah Meksiko mampu menghentikan kekerasan dan impunitas.

"Jika Amerika Serikat atau Kanada menawarkan untuk membantu kami, atau jika makhluk luar angkasa menawarkan untuk membantu kami, tentu saja kami akan menerimanya," katanya kepada Uno TV. "Lembaga-lembaga itu korup, mereka busuk sampai ke inti."

Presiden Lopez Obrador percaya bahwa Meksiko dapat menyelesaikan masalah keamanannya tanpa intervensi asing, tetapi dia telah membuka pintu bagi kerja sama FBI asalkan kedaulatan nasional negara itu tidak dilanggar.

Pembantaian wanita dan anak-anak di mobil mereka di jalan raya di negara bagian Sonora, Meksiko, perbatasan memicu kemarahan di Amerika Serikat ketika Trump bersiap kampanye untuk pemilu 2020. (Baca juga: Dibantai Kartel Narkoba Meksiko, 9 Warga AS Anggota Sekte Poligami )

Seorang Senator dari Partai Republik, Josh Hawley asal Missouri, bereaksi di Twitter dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat harus menjatuhkan sanksi pada pejabat Meksiko yang enggan menghadapi kartel narkoba.

"Satu-satunya hal yang dapat menangkal peluru adalah peluru yang lebih banyak dan lebih besar," imbuh Senator Partai Republik Tom Cotton asal Arkansas kepada Fox News. Dia menyerukan Amerika Serikat untuk intervensi.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Caro Quintero?...
Siapa Caro Quintero? Bos Kartel Narkoba Meksiko yang Dikirim ke Penjara AS
Terungkap, Trump Ingin...
Terungkap, Trump Ingin Kirim Pasukan AS ke Meksiko untuk Buru Kartel Narkoba
Trump Diam-diam Siapkan...
Trump Diam-diam Siapkan Aksi Militer Melawan Kartel Narkoba
Meksiko Tolak Rencana...
Meksiko Tolak Rencana Trump Gunakan Militer AS dalam Perang Melawan Kartel Narkoba
Kartel Mengamuk di Meksiko!...
Kartel Mengamuk di Meksiko! Warga AS Jadi Target Balas Dendam
5 Fakta Mengerikan Fentanil,...
5 Fakta Mengerikan Fentanil, Narkoba yang Murah dan Mematikan
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
40 menit yang lalu
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
1 jam yang lalu
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
6 jam yang lalu
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
7 jam yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
8 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved