Siapa Laura Loomer? Penganut Teori konspirasi Anti-Muslim yang Jadi Pendukung Donald Trump

Senin, 16 September 2024 - 16:20 WIB
loading...
A A A
Posting-posting ini menyebabkan ia diblokir dari sejumlah platform termasuk Facebook, Instagram dan bahkan, menurutnya, Uber dan Lyft karena membuat komentar yang menyinggung tentang pengemudi Muslim. Ia pernah menggambarkan dirinya sebagai "Islamofobia yang bangga".

Nona Loomer sering menghadiri acara yang mendukung Trump dan sebelumnya terlihat di kediamannya di Florida, Mar-a-Lago.

Awal tahun ini, ia melakukan perjalanan dengan pesawatnya ke Iowa di mana ia mendapat sambutan hangat darinya di atas panggung pada sebuah acara. "Anda ingin dia berada di pihak Anda," kata Trump. Mantan presiden itu juga telah membagikan beberapa videonya di Truth Social.

Dan tahun lalu, New York Times melaporkan bahwa Trump telah menyatakan minatnya untuk mempekerjakannya untuk kampanyenya, mengalah hanya setelah para pembantu utamanya menyatakan kekhawatiran bahwa dia dapat merusak upaya elektoralnya.

"Setiap orang yang bekerja untuknya menganggapnya sebagai beban," kata seorang pembantu Trump tentang Loomer dalam sebuah laporan di NBC News pada bulan Januari.

Pendukung Trump yang vokal lainnya, Marjorie Taylor Greene, mempermasalahkan Loomer minggu ini atas komentarnya yang mempertanyakan ras Harris dan sebuah posting di mana dia mengatakan Gedung Putih "akan berbau kari" jika Harris - yang sebagian keturunan India - terpilih.

Greene mengatakan komentar Loomer "mengerikan dan sangat rasis" dan "tidak mewakili siapa kita sebagai Partai Republik atau MAGA" - yang memicu serangkaian pesan marah kepadanya.

Perseteruan di lingkungan Trump ini terjadi hanya sehari setelah Loomer muncul di acara-acara bersama Trump untuk memperingati ulang tahun 9/11 di New York dan Pennsylvania. Ketika ditanya oleh Associated Press tentang kehadirannya di sana, dia mengatakan dia tidak bekerja untuk kampanye tersebut dan "diundang sebagai tamu".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Berita Terkini
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved