Dilaporkan Terima Mandat Kekuasaan, Adik Kim Jong-un Malah Menghilang
Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:21 WIB
loading...
Kim Yo-jong, adik dari pemimpin Korut Kim Jong-un, menghilang dari pandangan publik. Foto/CNN
A
A
A
SEOUL - Adik perempuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un , Kim Yo-jong , sudah sekitar satu bulan terakhir tidak terlihat di depan umum. Yo-jong menghilang ditengah laporan bahwa kakaknya dalam kondisi koma dan telah menerima sebagian kekuasaan darinya.
Disitir dari Chosun Ilbo, Kamis (27/8/2020), Kim Yo-jong terakhir kali terlihat di depan umum pada 27 Juli lalu. Saat itu ia berdiri di samping sang kakak saat ia menyerahkan pistol peringatan kepada para pemimpin militer pada peringatan 67 tahun gencatan senjata Perang Korea. (Baca: Kim Jong-un Bagi-bagi Pistol ke Petinggi Militer lalu Berpose Serius )
Kim Yo-jong terlihat begitu agresif sejak Maret lalu ketika ia meluncurkan kampanye anti-Korea Selatan (Korsel) yang gencar. Puncaknya adalah peledakan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong pada bulan Juni. (Baca: Korut Ledakkan Kantor Penghubung Dua Korea, Waswas Perang Pecah )
Pada hari Rabu, kantor berita resmi Korut KCNA melaporkan bahwa Kim Jong-un membahas respon terhadap topan Bavi dan penyebaran virus Corona dalam pertemuan Politbiro.
Acara itu dihadiri oleh sebagian besar anggota senior Partai Buruh tetapi tidak saudara perempuannya, yang merupakan "calon" anggota Politbiro. Padahal sebelumnya, Kim Yo-jong kerap terlihat di setiap kesempatan, di mana dia dengan cermat mencatat apa yang dikatakan kakaknya. (Baca: Kim Jong-un Serukan Pencegahan Virus Corona dan Topan Bavi )
Disitir dari Chosun Ilbo, Kamis (27/8/2020), Kim Yo-jong terakhir kali terlihat di depan umum pada 27 Juli lalu. Saat itu ia berdiri di samping sang kakak saat ia menyerahkan pistol peringatan kepada para pemimpin militer pada peringatan 67 tahun gencatan senjata Perang Korea. (Baca: Kim Jong-un Bagi-bagi Pistol ke Petinggi Militer lalu Berpose Serius )
Kim Yo-jong terlihat begitu agresif sejak Maret lalu ketika ia meluncurkan kampanye anti-Korea Selatan (Korsel) yang gencar. Puncaknya adalah peledakan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong pada bulan Juni. (Baca: Korut Ledakkan Kantor Penghubung Dua Korea, Waswas Perang Pecah )
Pada hari Rabu, kantor berita resmi Korut KCNA melaporkan bahwa Kim Jong-un membahas respon terhadap topan Bavi dan penyebaran virus Corona dalam pertemuan Politbiro.
Acara itu dihadiri oleh sebagian besar anggota senior Partai Buruh tetapi tidak saudara perempuannya, yang merupakan "calon" anggota Politbiro. Padahal sebelumnya, Kim Yo-jong kerap terlihat di setiap kesempatan, di mana dia dengan cermat mencatat apa yang dikatakan kakaknya. (Baca: Kim Jong-un Serukan Pencegahan Virus Corona dan Topan Bavi )
Lihat Juga :