Gunakan MANPAD, Ukraina Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia Senilai Rp771 Miliar

Jum'at, 13 September 2024 - 07:16 WIB
loading...
Gunakan MANPAD, Ukraina...
Gunakan MANPAD, pasukan Ukraina tembak jatuh jet tempur Su-30SM Rusia senilai lebih dari Rp771 miliar. Foto/Irkut Press Office
A A A
KYIV - Pasukan Ukraina telah menembak jatuh salah satu jet tempur tercanggih Rusia di atas Laut Hitam. Pesawat yang ditembak adalah Su-30SM senilai USD50 juta atau lebih dari Rp771 miliar.

Intelijen Pertahanan Ukraina (DIU) pada hari Kamis merilis video yang menunjukkan penghancuran jet tempur Moskow tersebut.

DIU mengatakan salah satu unitnya menggunakan sistem pertahanan udara portabel manusia (MANPAD) untuk menargetkan jet tempur Sukhoi Su-30SM Rusia.

Menurut DIU, pesawat itu milik Resimen Penerbangan Laut Terpisah ke-43 Angkatan Udara Rusia yang bermarkas di lapangan terbang Saky di Crimea.

Baca Juga: Pakar AS: Jatuhnya Jet Tempur F-16 Ukraina Harusnya Bikin Rusia dan China Takut

Pesawat itu hilang dari radar sekitar pukul 05.00 pagi pada hari Selasa, yang menurut DIU, memicu operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan pesawat An-26 dan helikopter Mi-8 dan Ka-27.

"Para penyerbu melaporkan kepada komando tentang tumpahan bahan bakar penerbangan yang ditemukan di laut, 70 kilometer barat laut Tanjung Tarkhankut, dan segera melihat reruntuhan Su-30SM yang hancur," bunyi pernyataan DIU, yang dilansir Newsweek, Jumat (13/9/2024).

Rekaman video menunjukkan pesawat itu terbang melintasi langit dan video tersebut kemudian beralih ke ledakan di langit, yang memicu reaksi keras dari para pengguna media sosial.

"Penghancuran jet Su-30SM oleh rudal MANPADS dari kapal GUR di Laut Hitam dekat rig pengeboran Crimea-2," tulis akun @C4H10FO2P di X dengan mengunggah video serangan berdurasi 53 detik.

Akun @OSINTtechnical menulis: "Pasukan khusus Ukraina berhasil menembak jatuh jet tempur multiperan Su-30SM milik Angkatan Laut Rusia saat menyerbu anjungan minyak Laut Hitam pada hari Selasa. Tampaknya satu tim MANPADS Ukraina berhasil menghantam jet tempur Rusia."

"Kerugian besar lainnya bagi Angkatan Udara Rusia saat jet tempur Su-30SM jatuh di dekat Crimea," tulis pengguna X, Rod Francis.

"Itu adalah salah satu pesawat terbaik Rusia dan merupakan jet multiperan yang dimodernisasi. Itu merupakan kerugian finansial sebesar USD50 juta bagi [Presiden Rusia Vladimir] Putin. Sayang sekali, sangat menyedihkan," paparnya.

Beberapa saluran media sosial berbahasa Rusia sebelumnya telah melaporkan hilangnya dan pencarian pesawat tempur multiperan yang nama pelaporan NATO-nya adalah Flanker-C/G/H.

Pesawat itu telah menembakkan empat rudal antiradiasi Kh-31P ke daratan Ukraina selama misinya, menurut saluran Telegram Crimean Wind.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pasukannya telah menggagalkan upaya Ukraina untuk mendapatkan kembali kendali atas rig pengeboran Krym-2 di Laut Hitam tetapi tidak ada bukti bahwa peristiwa tersebut saling terkait.

Ini adalah kecelakaan penerbangan terbaru yang melibatkan pesawat militer Rusia. Bulan lalu, helikopter Mi-8 yang membawa sekitar 20 orang hilang.

Pada bulan Juni, awak pesawat tempur Su-34 Rusia tewas dalam kecelakaan di sebelah timur Laut Hitam, selama penerbangan latihan di Ossetia-Alania Utara, Rusia, sebuah republik kecil Rusia di perbatasan dengan Georgia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved