alexametrics

PM Ardern Pastikan Selandia Baru Tetap Jadi Tuan Rumah KTT APEC

loading...
PM Ardern Pastikan Selandia Baru Tetap Jadi Tuan Rumah KTT APEC
PM Selandia Baru, Jacinda Ardern, memastikan jika Auckland akan tetap menjadi tuan rumah KTT APEC pada 2021 mendatang. Foto/Kolase/Sindonews
A+ A-
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, memastikan jika Auckland akan tetap menjadi tuan rumah KTT APEC pada 2021 mendatang. Sebelumnya sempat timbul keraguan mengenai kesiapan Auckland menjadi tuan rumah konferensi regional terbesar itu setelah kebakaran melanda kompleks tempat acara akan diadakan.

Kebakaran melanda SkyCity Convention Center yang sedang dibangun. Insiden itu memaksa penutupan jalan dan menjauhkan pekerja lebih dari 24 jam setelah dimulai. Selain itu kebakaran juga menyebabkan evakuasi seluruh kompleks SkyCity Entertainment Group termasuk hotel, kasino, dan restoran ketika meletus sekitar waktu makan siang pada hari Selasa. (Baca juga: Sedang Dibangun, Gedung Konvensi Selandia Baru Terbakar)

Usai mengunjungi lokasi kebakaran, Ardern mengatakan meskipun harus diundur Selandia Baru akan tetap menjadi tuan rumah pertemuan APEC seperti sebelumnya.



"APEC pada tahun 2021 masih akan diadakan di Auckland ... tidak ada pertanyaan lain," katanya kepada wartawan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/10/2019).

Ia menambahkan bahwa satu-satunya pertanyaan adalah di mana kegiatan itu akan diadakan.

Sebelumnya Walikota Auckland, Phil Goff, mengatakan bahwa convention center itu kemungkinan tidak akan siap pada waktunya untuk menyelenggarakan KTT APEC dan dewan kota akan bekerja dengan pemerintah untuk menentukan tempat lain sebagai ‘Plan B’.

"Anda harus percaya bahwa ini membahayakan kemampuan convention center untuk menjadi tuan rumah pertemuan APEC," katanya.

Goff mengatakan mereka telah memperkirakan pusat itu akan selesai sekitar Agustus 2020, dan sekarang akibat kerusakan kebakaran bisa lebih dari satu tahun ekstra untuk menyelesaikannya.

Fletcher Building dan SkyCity mengatakan tingkat kerusakan dan langkah selanjutnya tidak akan diketahui sampai api bisa dipadamkan sepenuhnya dan penyelidikan dimulai.

Proyek konstruksi oleh Fletcher Building ini bernilai USD452 juta dan merupakan yang terbesar yang sedang berjalan di Selandia Baru.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak