Lebanon Memasuki Hari Ketiga Kerusuhan, Kekacauan Meluas

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 18:54 WIB
Lebanon Memasuki Hari...
Lebanon Memasuki Hari Ketiga Kerusuhan, Kekacauan Meluas
A A A
BEIRUT - Lebanon memasuki hari ketiga unjuk rasa pada Sabtu (19/10) setelah unjuk rasa anti-pemerintah berubah menjadi aksi kerusuhan di jalanan Beirut. Pengunjuk rasa mengecam krisis ekonomi yang terjadi di penjuru negeri.

Sejumlah demonstran tampak berkumpul di pusat Beirut agar unjuk rasa terus berlangsung setiap hari. Sejumlah kantor cabang bank dan kios-kios di pusat perdagangan Beirut masih tampak terbakar akibat kerusuhan malam sebelumnya. Kerusuhan tampaknya terus meluas karena publik belum melihat langkah nyata pemerintah mengatasi krisis ekonomi.

Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad al-Hariri memberi waktu pada koalisi pemerintahannya selama 72 jam untuk menyepakati reformasi yang akan mengatasi krisis ekonomi. Dia juga mengisyaratkan siap mundur jika situasi semakin tak terkendali.

Kerusuhan terbaru pecah akibat kemarahan publik pada naiknya biaya hidup dan rencana pajak baru, termasuk biaya panggilan WhatsApp. Kebijakan itu segera dicabut setelah unjuk rasa terbesar dalam beberapa dekade itu pecah.

Dalam pidatonya, Pemimpin Hezbollah Sayyed Hassan Nasrallah tidak ingin pemerintahan bubar. Dia menjelaskan, negara tidak memiliki cukup waktu untuk mengatasi krisis keuangan yang akut. "Setiap orang harus bertanggung jawab daripada menghabiskan waktu menangani popularitas politik dan membiarkan nasib negara tidak jelas," papar Nasrallah.

Nasrallah memperingatkan Lebanon dapat mengalami keruntuhan keuangan. "Semua dari kita harus memiliki tanggung jawab pada situasi sekarang yang ada di Lebanon. Setiap orang harus terlibat mencari solusi," ujar Nasrallah.
(sfn)
Berita Terkait
Serang Pasukan Penjaga...
Serang Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon, Israel Dianggap Mencari Musuh Baru
Puluhan Orang Tewas...
Puluhan Orang Tewas Dalam Insiden Ledakan Mobil Tanki BBM di Lebanon
Bank Central Sebut Lebanon...
Bank Central Sebut Lebanon Saat Ini Bergerak Tanpa ‘Kepala’
Krisis Ekonomi, Militer...
Krisis Ekonomi, Militer Lebanon 'Sewakan' Helikopter pada Turis
China Minta Warganya...
China Minta Warganya untuk Meninggalkan Israel Secepatnya
Israel Gagal Gapai Kemenangan...
Israel Gagal Gapai Kemenangan di Gaza, Bagaimana Zionis Bisa Berhasil Melawan Hizbullah?
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
2 jam yang lalu
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
3 jam yang lalu
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
3 jam yang lalu
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
5 jam yang lalu
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
7 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved