Mengenal Alice Guo, Agen Mata-mata China yang Jadi Wali Kota di Filipina

Kamis, 05 September 2024 - 15:15 WIB
loading...
A A A
Guo fasih berbahasa Tagalog, tetapi dia tidak berbicara bahasa daerah, Kapampangan, yang biasanya digunakan di kota itu. Dia mengatakan bahwa dia dididik di rumah oleh seorang wanita bernama "Guru Rubilyn" dan mengklaim bahwa dia tidak memiliki teman masa kecil yang akan menjaminnya.

Kecurigaan bahwa dia bekerja sebagai "aset" bagi Beijing tumbuh di kalangan anggota parlemen, karena mereka mengutip jawaban mengelaknya atas pertanyaan tentang asal usulnya sebagai orang Tionghoa. Dugaan usaha bisnisnya dengan orang asing yang memiliki catatan kriminal juga tampak menimbulkan keraguan.

Spekulasi semakin menguat ketika penyelidikan senat mengungkapkan bahwa nama aslinya adalah "Guo Hua Ping" berdasarkan catatan imigrasi dari tahun 2005. Kemudian, Biro Investigasi Nasional menemukan bahwa sidik jarinya cocok dengan warga negara Tiongkok dengan nama yang sama.

Penyelidikan senat Filipina menyajikan dokumen yang menunjukkan Guo telah mendirikan Baofu Land Development pada tahun 2019 dengan mitra bisnis yang diduga Zhang Ruijin dan Lin Baoying. Perusahaan itu terdaftar di kompleks yang sama di Bamban tempat para pekerja diselamatkan oleh pihak berwenang.

Mitra bisnis Tiongkok yang diduga Zhang dan Lin keduanya menjalani hukuman penjara di Singapura karena secara curang menggunakan dokumen palsu untuk mencuci uang jutaan dolar.

Berbekal bukti yang semakin banyak, badan penegak hukum Filipina, termasuk Dewan Anti Pencucian Uang (AMLC), bersama-sama mengajukan beberapa tuduhan pencucian uang terhadap Guo dan 35 orang lainnya ke Departemen Kehakiman, karena diduga mencuci lebih dari USD1,8 juta (100 juta peso Filipina) dari hasil kegiatan kriminal.

AMLC juga mengajukan untuk menyita aset senilai lebih dari 6 miliar peso Filipina ($106 juta) dari Guo dan rekan-rekannya.

Di antara mereka yang didakwa termasuk Guo, saudara perempuannya yang diduga, Shiela, dan seorang mitra bisnis bernama Cassandra Li Ong atas dugaan operasi pertanian penipuan di bawah sejumlah perusahaan: QSeed Genetics, Zun Yuan Technology Inc, Hongshen Gaming Technology Inc, QJJ Farms, dan Baofu Land Development Inc.

Namun pada saat dakwaan diajukan pada tanggal 30 Agustus, Guo sudah dalam pelarian.

Presiden Marcos Jr. mengatakan Guo berhak atas hak hukum standar tetapi menekankan Filipina tidak akan membuang waktu dalam mencari keadilan dan berjanji untuk melacak mereka yang telah membantunya melarikan diri.

"Kami tidak akan membiarkan hal ini memperpanjang penyelesaian kasus yang hasilnya akan menjadi kemenangan bagi rakyat Filipina," katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved