alexametrics

Trump: Kurdi Mungkin akan Lepaskan Beberapa Anggota ISIS

loading...
Trump: Kurdi Mungkin akan Lepaskan Beberapa Anggota ISIS
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyebut bahwa milisi Kurdi Suriah mungkin saja akan melepaskan anggota ISIS yang ditahan di penjara-penjara Suriah. Foto/Reuters
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyebut bahwa milisi Kurdi Suriah mungkin saja akan melepaskan anggota ISIS yang ditahan di penjara-penjara Suriah. Hal ini, papar Trump, dilakukan agar AS kembali menempatkan pasukan di Suriah dan membantu mereka.

"Kami tidak akan berperang lagi antara orang-orang yang telah bertarung satu sama lain selama 200 tahun. Eropa memiliki kesempatan untuk mendapatkan tahanan ISIS mereka, tetapi tidak mau mengeluarkan uang. "Biarkan AS membayar," kata mereka," ucap Trump.

"Kurdi mungkin melepaskan beberapa (anggota ISIS) untuk membuat kita terlibat. Mereka (anggota ISIS) akan mudah ditangkap kembali oleh Turki atau Eropa, tetapi mereka harus bergerak cepat," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (15/10/2019).



Trump lalu mengatakan bahwa sanksi besar akan diterapkan AS terhadap Turki, sebagai respon atas operasi militer yang dilancarkan oleh Ankara di timur laut Suriah. "Sanksi besar untuk Turki datang! Apakah orang benar-benar berpikir kita harus berperang dengan Turki? Perang yang tidak akan pernah berakhir!" tukasnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, Ankara akan merespon kuat jika AS menjatuhkan sanksi terhadap mereka. Kementerian itu menyebut, Turki akan menanggapi sanksi AS dalam kerangka timbal balik penuh.

Tidak seorang pun boleh meragukan bahwa Turki akan merespon secara saksama terhadap kemungkinan sanksi AS. Ketika Operasi Perdamaian Musim Semi dimulai, pemerintah AS diberitahu di semua tingkatan. Turki berperang melawan organisasi teroris yang mengancam keamanan nasionalnya dan akan terus maju dengan pertempuran ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Hami Aksoy.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak