Terus Diragukan, Dubes Rusia Tegaskan Vaksin Sputnik V Sangat Aman
Rabu, 26 Agustus 2020 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
Diplomat senior Rusia itu menjelaskan bahwa transisi dari fase pertama ke fase kedua melibatkan 76 relawan sehat, dengan rentang usia antara 18 dan 60 tahun. Setelah terbukti memicu imunitas jangka panjang, paparnya, Rusia berencana melanjutkan uji klinis ini ke fase ketiga yang akan dimulai pekan mendatang.
"Kami berharap uji klinis fase ketiga dapat dimulai di beberapa negara mulai pekan depan. Jumlah peserta berkisar 44 ribu. Negara-negara yang akan ikut adalah Rusia, Filipina, Mesir, Brazil, India dan beberapa negara lainnya," ujarnya. ( Baca juga: DPR Minta Kerja Sama Pembuatan Vaksin Kedepankan Kemanusiaan )
Dirinya menambahkan bahwa secara harga, Sputnik V akan jauh lebih murah dibandingkan dengan vaksin-vaksin lain. "Harganya dua kali, atau bahkan tiga kali lebih murah, berdasarkan perhitungan kami," tukasnya.
"Kami berharap uji klinis fase ketiga dapat dimulai di beberapa negara mulai pekan depan. Jumlah peserta berkisar 44 ribu. Negara-negara yang akan ikut adalah Rusia, Filipina, Mesir, Brazil, India dan beberapa negara lainnya," ujarnya. ( Baca juga: DPR Minta Kerja Sama Pembuatan Vaksin Kedepankan Kemanusiaan )
Dirinya menambahkan bahwa secara harga, Sputnik V akan jauh lebih murah dibandingkan dengan vaksin-vaksin lain. "Harganya dua kali, atau bahkan tiga kali lebih murah, berdasarkan perhitungan kami," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :