Bakal Pimpin Misa Suci di GBK, Ini 10 Fakta Unik Paus Fransiskus
Minggu, 01 September 2024 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Suatu kali, dia meninggalkan Vatikan untuk mengunjungi seorang ahli kacamata secara pribadi. Seperti yang diharapkan, dia menarik banyak orang ke area tersebut yang ingin berfoto dengannya.
Selain itu, selama pandemi Covid-19 pada 2022, dia menyelinap keluar dari Vatikan untuk mengunjungi sebuah toko kaset membeli Bach dan Mozart yang memperlihatkan selera musiknya.
Meskipun Paus Fransiskus menekankan perbedaan antara pria dan wanita, dia tidak pernah gagal untuk mempromosikan kesetaraan gender.
Kecuali untuk sakramen imamat, Paus membantu memberdayakan wanita dengan mengangkat mereka ke peran manajerial di Vatikan.
Sekarang ada 1.165 wanita dibandingkan dengan 320 sepuluh tahun yang lalu. Dia pernah mengangkat tiga wanita ke Dikasteri Vatikan untuk Uskup sementara dua lainnya ke Komisi Kepausan untuk Arkeologi Suci dan Dikasteri untuk Kebudayaan dan Pendidikan.
Yang paling penting adalah bahwa dalam Konstitusi Apostolik baru tentang Kuria Roma, berjudul "Praedicate evangelium", yang diumumkan Paus Fransiskus pada Hari Raya Santo Yosef tahun 2022, dia telah mengizinkan wanita, bahkan wanita awam, untuk menjadi kepala Dikasteri.
Dalam banyak situasi menarik, anak-anak akan mendekati Paus Fransiskus selama audiensi tanpa diminta untuk pergi.
Seperti Yesus Kristus, Paus Fransiskus pernah berkata, "Biarkan anak-anak datang kepadaku."
Dia pernah meminta pasangan untuk mengadopsi anak-anak dari panti asuhan daripada memilih hewan peliharaan.
Dengan sembilan akun dalam berbagai bahasa, Paus Fransiskus merupakan pemain utama di dunia media sosial. Akun X berbahasa Inggris-nya belasan juta pengikut. Begitu juga di Instagram, Paus Fransiskus memiliki jutaan pengikut.
Kehadiran Paus Fransiskus di media sosial merupakan penegasan atas kata-katanya sendiri bahwa “internet adalah anugerah dari Tuhan”, yang berarti alat untuk mendorong dialog dan komunikasi antarmanusia.
Selain itu, selama pandemi Covid-19 pada 2022, dia menyelinap keluar dari Vatikan untuk mengunjungi sebuah toko kaset membeli Bach dan Mozart yang memperlihatkan selera musiknya.
8. Menjungkirbalikkan Tradisi dalam Hal Wanita
Meskipun Paus Fransiskus menekankan perbedaan antara pria dan wanita, dia tidak pernah gagal untuk mempromosikan kesetaraan gender.
Kecuali untuk sakramen imamat, Paus membantu memberdayakan wanita dengan mengangkat mereka ke peran manajerial di Vatikan.
Sekarang ada 1.165 wanita dibandingkan dengan 320 sepuluh tahun yang lalu. Dia pernah mengangkat tiga wanita ke Dikasteri Vatikan untuk Uskup sementara dua lainnya ke Komisi Kepausan untuk Arkeologi Suci dan Dikasteri untuk Kebudayaan dan Pendidikan.
Yang paling penting adalah bahwa dalam Konstitusi Apostolik baru tentang Kuria Roma, berjudul "Praedicate evangelium", yang diumumkan Paus Fransiskus pada Hari Raya Santo Yosef tahun 2022, dia telah mengizinkan wanita, bahkan wanita awam, untuk menjadi kepala Dikasteri.
9. Izinkan Anak-anak Mendekatinya
Dalam banyak situasi menarik, anak-anak akan mendekati Paus Fransiskus selama audiensi tanpa diminta untuk pergi.
Seperti Yesus Kristus, Paus Fransiskus pernah berkata, "Biarkan anak-anak datang kepadaku."
Dia pernah meminta pasangan untuk mengadopsi anak-anak dari panti asuhan daripada memilih hewan peliharaan.
10. Memiliki Jutaan Pengikut di Media Sosial
Dengan sembilan akun dalam berbagai bahasa, Paus Fransiskus merupakan pemain utama di dunia media sosial. Akun X berbahasa Inggris-nya belasan juta pengikut. Begitu juga di Instagram, Paus Fransiskus memiliki jutaan pengikut.
Kehadiran Paus Fransiskus di media sosial merupakan penegasan atas kata-katanya sendiri bahwa “internet adalah anugerah dari Tuhan”, yang berarti alat untuk mendorong dialog dan komunikasi antarmanusia.
(mas)
Lihat Juga :