AS Ogah Kirim Kontraktor untuk Perbaiki Jet Tempur F-16 Ukraina, Takut Jadi Target Rusia

Minggu, 01 September 2024 - 06:01 WIB
loading...
A A A
Kendati demikian, menurut laporan WSJ, pemerintahan Biden belum mengesampingkan kemungkinan pengiriman kontraktor AS ke Ukraina sepenuhnya, tetapi hal itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Untuk saat ini, Washington mengharapkan sekutu NATO-nya di Eropa untuk bertanggung jawab atas perawatan jet rancangan AS tersebut.

Belanda, yang bersama dengan Norwegia, Denmark, dan Belgia berjanji untuk memasok lebih dari 80 unit F-16 ke Kyiv, telah mengumumkan bahwa mereka akan mendanai kontrak swasta antara perusahaan perawatan sipil dan Angkatan Udara Ukraina.

"Kami mendukung pemerintah Ukraina secara finansial untuk membuat kontrak tersebut dengan mitra swasta guna melihat apakah mereka dapat menjaga pesawat tersebut tetap beroperasi di masa mendatang," kata Jenderal Onno Eichelsheim, kepala pertahanan Belanda, pada hari Rabu.

Baca Juga: Jet F-16 Ukraina Diklaim Ditembak Jatuh Rudal Patriot AS, Senjata Makan Tuan

Mengutip laporan dari WSJ, Minggu (28/8/2024), Ukraina sebelumnya berjuang untuk memelihara senjata lain yang dipasok AS, seperti tank Abrams M1, yang harus dikirim ke luar negeri untuk diperbaiki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved