AS Ogah Kirim Kontraktor untuk Perbaiki Jet Tempur F-16 Ukraina, Takut Jadi Target Rusia

Minggu, 01 September 2024 - 06:01 WIB
loading...
A A A
Media tersebut menunjukkan bahwa F-16 membutuhkan "jam layanan untuk setiap jam waktu penerbangan”, dengan puluhan personel pendukung biasanya bekerja di setiap pesawat.

Awal pekan ini, Kyiv mengonfirmasi hilangnya F-16 pertamanya, yang dilaporkan jatuh pada hari Senin, menewaskan pilotnya.

Media Ukraina mengatakan para penyelidik sedang menyelidiki masalah teknis dan kesalahan pilot sebagai kemungkinan alasan kecelakaan tersebut.

Namun, anggota Parlemen Ukraina Mariana Bezuhla mengeklaim bahwa jet itu ditembak jatuh sebagai akibat dari insiden "friendly fire” dari salah satu sistem pertahanan udara Patriot yang disumbangkan AS untuk Ukraina.

Laporan dari media Rusia mengatakan bahwa F-16 tersebut bisa saja dihancurkan di darat oleh rudal Iskander selama serangan di lapangan terbang di Ukraina barat.

Pada bulan Maret, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa penggunaan F-16 dalam konflik akan menjadikan mereka “target yang sah” bagi pasukan Rusia, dan memperingatkan bahwa pesawat-pesawat itu akan diserang bahkan di lapangan udara di dalam negara-negara NATO jika mereka beroperasi dari sana.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved