Siapa Noa Argamani? Wanita Israel yang Akui Diperlakukan Baik oleh Hamas saat Ditawan
Senin, 26 Agustus 2024 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
“(Anggota Hamas) tidak memukul saya saat saya ditawan, mereka juga tidak memotong rambut saya. Saya terluka akibat runtuhnya tembok yang disebabkan oleh pilot Angkatan Udara Israel. Sebagai korban 7 Oktober, saya menolak untuk menjadi korban media lagi,” kata Noa seperti dikutip dari TheNewArab, Senin (26/8/2024).
Noa Argamani merupakan salah seorang warga negara Israel yang sempat ditawan Hamas pada serangan 7 Oktober. Namun, wanita berusia 26 tahun itu telah dibebaskan pada Juni lalu.
Noa merupakan anak tunggal dari sebuah keluarga di Israel. Ibunya, Liora Argamani, adalah seorang wanita keturunan China, sementara ayahnya bernama Yaakov Argamani.
Namun, ibunya tersebut telah meninggal dunia beberapa waktu setelah Noa bebas. Adapun penyebabnya karena kanker otak.
Sebelum insiden penculikannya, Noa diketahui berstatus sebagai mahasiswi di Universitas Ben Gurion. Di kampus tersebut, dia bertemu dengan pacarnya, Avinatan Or, yang juga ditawan oleh Hamas.
Profil Noa Argamani
Noa Argamani merupakan salah seorang warga negara Israel yang sempat ditawan Hamas pada serangan 7 Oktober. Namun, wanita berusia 26 tahun itu telah dibebaskan pada Juni lalu.
Noa merupakan anak tunggal dari sebuah keluarga di Israel. Ibunya, Liora Argamani, adalah seorang wanita keturunan China, sementara ayahnya bernama Yaakov Argamani.
Namun, ibunya tersebut telah meninggal dunia beberapa waktu setelah Noa bebas. Adapun penyebabnya karena kanker otak.
Sebelum insiden penculikannya, Noa diketahui berstatus sebagai mahasiswi di Universitas Ben Gurion. Di kampus tersebut, dia bertemu dengan pacarnya, Avinatan Or, yang juga ditawan oleh Hamas.
Lihat Juga :