4 Fakta Masjid Bani Saleh yang Diserbu Tentara Israel dan Semua Al-Quran di Dalamnya Dibakar
Senin, 26 Agustus 2024 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
Serangan gencar tersebut telah mengakibatkan lebih dari 40.200 kematian warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 93.000 orang cedera, menurut otoritas kesehatan setempat.
Blokade Gaza yang sedang berlangsung telah menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah, yang menyebabkan sebagian besar wilayah tersebut hancur.
Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, yang telah memerintahkan penghentian operasi militer di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan sebelum daerah itu diserbu pada 6 Mei.
Baca Juga: Apa Motif Hizbullah Meluncurkan 320 Rudal Katyusha dan Drone ke Israel? Berikut 4 Alasannya
Dalam sebuah pernyataan, kelompok Palestina tersebut mengatakan bahwa rekaman dari kamera tubuh seorang tentara merekam insiden tersebut, yang menurut mereka menyoroti "sifat ekstremis" Israel dan pasukannya, menuduh mereka didorong oleh "kebencian dan kriminalitas".
Hamas lebih lanjut menegaskan bahwa praktik rutin para tentara dalam mendokumentasikan operasi mereka di Gaza dan membagikannya di media sosial mencerminkan apa yang mereka sebut sebagai "kebijakan kriminal sistematis" yang diarahkan oleh pemerintah Israel.
Blokade Gaza yang sedang berlangsung telah menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah, yang menyebabkan sebagian besar wilayah tersebut hancur.
Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, yang telah memerintahkan penghentian operasi militer di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan sebelum daerah itu diserbu pada 6 Mei.
Baca Juga: Apa Motif Hizbullah Meluncurkan 320 Rudal Katyusha dan Drone ke Israel? Berikut 4 Alasannya
3. Dikecam Hamas
Hamas mengecam tindakan tentara Israel yang membakar Alquran selama penyerbuan di masjid Bani Saleh di Jalur Gaza utara.Dalam sebuah pernyataan, kelompok Palestina tersebut mengatakan bahwa rekaman dari kamera tubuh seorang tentara merekam insiden tersebut, yang menurut mereka menyoroti "sifat ekstremis" Israel dan pasukannya, menuduh mereka didorong oleh "kebencian dan kriminalitas".
Hamas lebih lanjut menegaskan bahwa praktik rutin para tentara dalam mendokumentasikan operasi mereka di Gaza dan membagikannya di media sosial mencerminkan apa yang mereka sebut sebagai "kebijakan kriminal sistematis" yang diarahkan oleh pemerintah Israel.
4. Jadi Perhatian Dunia
Melansir Middle East Eye, Council on American-Islamic Relations (CAIR), organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di Amerika Serikat, menuntut agar pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengutuk pembakaran Al-Quran dan penghancuran masjid oleh tentara Israel di Gaza baru-baru ini.Lihat Juga :