Klaim Bertanggung Jawab atas Penikaman di Jerman, Akankah ISIS Kembali Bangkit?

Minggu, 25 Agustus 2024 - 18:45 WIB
loading...
A A A
"Pria yang benar-benar kami cari sepanjang hari baru saja ditahan," kata Herbert Reul, menteri dalam negeri negara bagian Rhine-Westfalen Utara, kepada TV publik ARD pada Sabtu malam.

Ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut, tetapi situs berita Bild dan Spiegel Jerman melaporkan bahwa tersangka, dengan pakaian kotor berlumuran darah, telah menyerahkan diri. Dua pria, berusia 56 dan 67 tahun, dan seorang wanita berusia 56 tahun ditikam hingga tewas selama festival, yang oleh Kanselir Olaf Scholz digambarkan sebagai "tindakan mengerikan".

Seorang juru bicara kementerian dalam negeri negara bagian mengonfirmasi bahwa pria tersebut telah menyerahkan diri. Ini adalah penangkapan ketiga pada hari Sabtu, setelah serangan penusukan yang menggemparkan Jerman.

Sebelumnya polisi mengatakan seorang pria ditahan di sebuah pusat pengungsian yang dekat dengan lokasi serangan. Bild melaporkan bahwa petugas satuan tugas khusus (SEK) menyerbu pusat pengungsian tersebut, menangkap seorang tersangka.

Dikatakan bahwa bangunan tersebut terletak sekitar 300m (984 kaki) dari Fronhof - alun-alun pasar pusat Solingen tempat orang-orang ditikam pada Jumat malam.

Penangkapan itu terjadi beberapa jam setelah seorang anak laki-laki berusia 15 tahun ditahan. Para pejabat mengatakan dia bukan tersangka utama - tetapi diduga mengetahui tentang serangan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved