3 Alasan Vladimir Putin Tidak Berkunjung ke Chechnya dalam 13 Tahun Terakhir

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 13:01 WIB
loading...
A A A
Kadyrov, yang dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 2020 dan tahun 2022 atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan memobilisasi pasukan Chechnya untuk melawan Ukraina.

2. Putin Sedang Memperkuat Pasukan


Selain sedang sibuk dalam perang di Ukraina, Putin terus memperkuat pasukan di dalam negeri dan luar negeri.

Salah satu pemasok pasukan elit terbesar di Rusia adalah Chechnya. Pasukan dari Chechnya terbukti unggul di medan perang yang sedang dihadapi Moskow.

Kadyrov mengatakan kepada Putin dalam pertemuan terpisah pada Selasa bahwa Chechnya telah mengirim lebih dari 47.000 tentara sejak dimulainya perang untuk melawan Ukraina, termasuk sekitar 19.000 sukarelawan.

Kadyrov sering menggambarkan dirinya sebagai "prajurit kaki" Putin.

Ketika ditanya oleh seorang jurnalis apakah "prajurit kaki Putin" seperti Kadyrov membenarkan kepercayaannya, Putin berkata, "Jika saya memiliki lebih banyak prajurit kaki ini, saya akan sangat senang, tetapi bahkan satu prajurit kaki seperti itu sangat berharga."

3. Putin Memperkuat Dukungan Rakyat pada Pemerintah


Sebelum menuju Chechnya, Putin mengunjungi untuk pertama kalinya dalam setidaknya 16 tahun kota Beslan di Ossetia Utara.

Kunjungan itu tampaknya bertujuan memperkuat dukungan rakyat terhadapnya di tengah perang yang masih berlangsung di Ukraina dan Kursk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved