Siapa PMC Wagner? Tentara Bayaran yang Siap Invasi Anggota NATO dan Pernah Melatih Hamas

Kamis, 22 Agustus 2024 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, Kolonel Inggris Richard Kemp, mantan komandan kontingen Inggris di Afghanistan, menyatakan bahwa Rusia menggunakan serangan Hamas terhadap Israel untuk mengalihkan perhatian AS dari perang di Ukraina.

“Jangan bayangkan ini hanya serangan brutal yang tidak beralasan oleh sekelompok teroris dari Gaza. Ini lebih dari itu. Tangan-tangan yang mendorong para pembunuh ini maju ada di Moskow,” kata Kemp.

Sebelumnya, mantan presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan kepada Euractiv bahwa ia "sangat yakin" bahwa instruktur dari kelompok tentara bayaran Rusia Wagner dipindahkan dari Suriah ke Gaza untuk membantu mempersiapkan serangan teroris terhadap Israel pada 7 Oktober.

Ia mengatakan tanda tangan Rusia yang sama terlihat dalam serangan yang dilancarkan kelompok militan Islam Hamas terhadap Israel akhir pekan lalu. “Saya benar-benar yakin bahwa ada kepentingan Rusia, campur tangan Rusia, dalam persiapan serangan Hamas terhadap Israel.”

Baca Juga: Ukraina Klaim Sukses Bangun Zona Penyangga, Rusia Makin Tak Berdaya?

3. Melakukan Aksi Sabotase di Negara-negara Eropa

Siapa PMC Wagner? Tentara Bayaran yang Siap Invasi Anggota NATO dan Pernah Melatih Hamas

Foto/AP

Mantan presiden Ukraina Petro Poroshenko pernah menyatakan aksi sabotase pada jaringan pipa Balticconnector dan kabel telekomunikasi yang menghubungkan Finlandia ke Estonia, yang oleh pihak berwenang di Helsinki disebut sebagai kerusakan yang disebabkan oleh "aktivitas luar" yang terkait dengan Wagner.

Meskipun tanpa bukti konkret, ia mengatakan ia tahu betul bagaimana tentara bayaran Wagner beroperasi.

“Saya telah mengetahuinya sejak 2014 ketika kelompok Wagner pertama kali muncul di wilayah timur negara saya. Saya tahu tanda tangan Wagner dari serangan mereka di Lysychansk, Severodonetsk, Soledar, Bakhmut. Ini persis taktik Wagner.”

Ketika ditanya tentang kesan pribadinya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, yang ia temui berkali-kali, termasuk untuk negosiasi perjanjian Minsk yang sekarang sudah tidak berlaku lagi setelah pendudukan Rusia di Donbas, ia berkata:

“Saya punya beberapa kesimpulan. Kesimpulan nomor satu: jangan pernah percaya pada Putin. Putin adalah perwira KGB yang belajar berbohong. Nomor dua: jangan pernah takut pada Putin. Karena jika Anda takut, Anda kalah. Nomor tiga, ingatlah bahwa Putin hanya mengerti satu bahasa: kekuatan. Itulah sebabnya dia hanya akan bertindak sejauh yang kita izinkan.”

4. Masih Menjadi Ancaman Global

Siapa PMC Wagner? Tentara Bayaran yang Siap Invasi Anggota NATO dan Pernah Melatih Hamas

Foto/AP
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Siapa yang Menang dalam...
Siapa yang Menang dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved