3 Alasan Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter Magang India Memicu Mogok Massal

Minggu, 18 Agustus 2024 - 23:55 WIB
loading...
A A A
Pada Rabu malam, ribuan wanita di seluruh negeri berunjuk rasa di jalan-jalan, menuntut keadilan bagi korban saat mereka berpartisipasi dalam pawai "Reclaim The Night". Beberapa pengunjuk rasa menyerukan agar para pelaku kejahatan tersebut dijatuhi hukuman mati.

Baca Juga: Dokter Diperkosa dan Dibunuh saat Tugas, Ribuan Tenaga Kesehatan India Mogok Kerja Nasional

2. Demonstran Menginkan Keadilan

3 Alasan Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter Magang India Memicu Mogok Massal

Foto/AP

Melansir AP, ribuan pekerja medis di seluruh India menuntut keadilan bagi korban dan jaminan keselamatan bagi para dokter dan paramedis di dalam rumah sakit dan kampus medis. Banyak dari mereka telah menangguhkan semua kecuali perawatan darurat, dengan lebih banyak aksi mogok seperti itu direncanakan selama akhir pekan.

Para dokter mengatakan serangan itu menyoroti kerentanan para petugas medis yang bekerja tanpa fasilitas keselamatan yang memadai di rumah sakit dan kampus medis di seluruh India.

Asosiasi Medis India meminta dukungan publik dalam "perjuangannya untuk keadilan" dan menyebut pembunuhan itu sebagai "kejahatan berskala biadab karena kurangnya ruang aman bagi perempuan."

Para dokter juga menuntut undang-undang yang lebih ketat untuk melindungi mereka dari kekerasan, termasuk menjadikan setiap serangan terhadap petugas medis yang sedang bertugas sebagai pelanggaran tanpa kemungkinan jaminan.

3. India Memiliki Sejarah Panjang Kekerasan Seksual

3 Alasan Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Dokter Magang India Memicu Mogok Massal

Foto/AP
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved