PM Baru Thailand Melanjutkan Legasi Thaksin Shinawatra

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 17:40 WIB
loading...
A A A
Keterlibatan publiknya dalam politik terjadi pada tahun 2021 ketika partai Pheu Thai mengangkatnya sebagai kepala Komite Penasihat Inklusi dan Inovasi.

Ketika ditanya apakah dia akan menjadi politisi atau kandidat perdana menteri, dia mengatakan kepada wartawan: "Saya merasa lebih aman menjadi penasihat daripada politisi. Saya ingin membuat proyek saya berhasil. Untuk hal-hal lain, saya belum siap."

Baca Juga: Siapa Paetongtarn Shinawatra? Politikus Cantik dan Muda yang Jadi PM Thailand dan Mewujudkan Perubahan

3. Selalu Membuat Kejutan

PM Baru Thailand Melanjutkan Legasi Thaksin Shinawatra

Foto/AP

Namun, para pengamat politik dapat membaca tanda-tandanya.

Pengangkatan Paetongtarn menunjukkan bahwa Thaksin tetap berpengaruh di Pheu Thai dan telah menjadi pengambil keputusan utamanya, kata Kovit Wongsurawat, seorang profesor madya di sekolah hukum di Universitas Assumption Bangkok.

“Sebelumnya, Thaksin membiarkan orang-orang di luar keluarganya menjalankan partai dan tampaknya tidak ada yang membaik,” kata Kovit, merujuk pada saat Thaksin berada di pengasingan. “Saya tidak terkejut bahwa ia membiarkan putrinya mengambil posisi ini. Tidak mudah baginya untuk menemukan seseorang yang benar-benar dapat dipercaya.”

Melansir AP, pada akhir tahun 2022, saat Thailand bersiap untuk pemilihan umum, Paetongtarn mengangkat profilnya, berbicara seperti seorang kandidat perdana menteri. Pheu Thai menobatkannya sebagai salah satu dari tiga kandidat perdana menteri resminya menjelang pemilihan umum.

“Empat tahun ke depan akan menjadi tahun-tahun di mana negara kita akan bangkit kembali dan mendapatkan kembali martabat dan harga diri kita,” kata Paetongtarn pada rapat umum kampanye. “Berpikir besar dan bertindak cerdas akan membantu membangun kembali negara kita dan meningkatkan mata pencaharian masyarakat Thailand — seolah-olah itu adalah sebuah keajaiban. Hanya stabilitas politik yang akan membantu kita.”

4. Mewujudkan Perubahan Kepemimpinan Negara

Paetongtarn menguraikan proposal yang menurutnya akan menguntungkan warga Thailand biasa, termasuk menggandakan upah minimum harian, memperluas cakupan perawatan kesehatan, dan mengurangi tarif pada sistem transportasi umum Bangkok.

“Yang harus kita lakukan adalah bekerja sama untuk mengubah kepemimpinan negara,” katanya.

5. Belajar dari Ayahnya

Pengamat dapat melihat bahwa ia belajar dari ayahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Koma Tak Kunjung Sadar,...
Koma Tak Kunjung Sadar, Kondisi Putri Raja Thailand Kini Memburuk
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Berita Terkini
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved