Gedung Ambruk di India, 60 Orang Lebih Ditarik Keluar Hidup-hidup
Selasa, 25 Agustus 2020 - 14:40 WIB
loading...
Lebih dari 60 orang ditarik keluar hidup-hidup dari sebuah bangunan yang runtuh di India. Foto/Reuters
A
A
A
MUMBAI - Petugas penyelamat menarik lebih dari 60 orang hidup-hidup dari puing-puing bangunan yang runtuh di kota industri dekat ibu kota keuangan India , Mumbai. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat setempat di saat upaya penyelamatan masih berlanjut.
Sebuah bangunan lima lantai di dekat distrik kumuh, yang menampung sekitar 200 penduduk, ambruk pada Senin malam.
"Seorang warga tewas dan sedikitnya 30 orang masih terperangkap," kata Bharatshet Maruti Gogawale, seorang anggota parlemen lokal di Mahad yang terletak sekitar 165 km selatan Mumbai seperti dilansir dari Reuters, Selasa (25/8/2020).(Baca: Dokter di India Keluarkan Kabel Charger dari Kandung Kemih Seorang Pria )
Seorang petugas polisi di lokasi bencana mengatakan bangunan yang terdiri dari 47 rumah susun itu runtuh hampir seperti satu pak kartu.
Penduduk setempat dan polisi menyisir lembaran timah, batang logam, dan puing-puing lainnya dalam upaya mencari korban selamat ketika ambulans berjalan menuju rumah sakit terdekat di tengah hujan lebat dan ketakutan akan infeksi Covid-19 .
Sebuah bangunan lima lantai di dekat distrik kumuh, yang menampung sekitar 200 penduduk, ambruk pada Senin malam.
"Seorang warga tewas dan sedikitnya 30 orang masih terperangkap," kata Bharatshet Maruti Gogawale, seorang anggota parlemen lokal di Mahad yang terletak sekitar 165 km selatan Mumbai seperti dilansir dari Reuters, Selasa (25/8/2020).(Baca: Dokter di India Keluarkan Kabel Charger dari Kandung Kemih Seorang Pria )
Seorang petugas polisi di lokasi bencana mengatakan bangunan yang terdiri dari 47 rumah susun itu runtuh hampir seperti satu pak kartu.
Penduduk setempat dan polisi menyisir lembaran timah, batang logam, dan puing-puing lainnya dalam upaya mencari korban selamat ketika ambulans berjalan menuju rumah sakit terdekat di tengah hujan lebat dan ketakutan akan infeksi Covid-19 .
Lihat Juga :