10 Negara yang Mengutuk Israel atas Pembantaian Warga di Sekolah Gaza
Senin, 12 Agustus 2024 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat telah menyerukan putaran baru perundingan gencatan senjata pada hari Kamis karena kekhawatiran akan konflik yang lebih luas yang melibatkan Iran dan sekutunya di Lebanon, Hizbullah, semakin meningkat.
![10 Negara yang Mengutuk Israel atas Pembantaian Warga di Sekolah Gaza]()
Foto/AP
Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan bahwa "pembunuhan yang disengaja" oleh Israel terhadap warga Palestina yang tidak bersenjata menunjukkan bahwa Israel tidak memiliki kemauan politik untuk mengakhiri perang di Gaza.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Kantor Berita Timur Tengah yang dikelola pemerintah, Qatar menuduh Israel berulang kali melakukan "kejahatan skala besar" terhadap "warga sipil yang tidak bersenjata" setiap kali ada desakan internasional untuk gencatan senjata.
![10 Negara yang Mengutuk Israel atas Pembantaian Warga di Sekolah Gaza]()
Foto/AP
Serangan Israel bertentangan dengan "semua nilai kemanusiaan" dan merupakan "indikasi upaya pemerintah Israel untuk memblokir upaya [perdamaian] dan menundanya", kata Kementerian Luar Negeri Yordania.
Kementerian Luar Negeri Yordania menambahkan bahwa "tidak adanya sikap internasional yang tegas untuk menahan agresi Israel dan memaksanya untuk menghormati hukum internasional serta menghentikan agresinya terhadap Gaza" mengakibatkan "pembunuhan, kematian, dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya".
Gaza "mengalami bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya karena pelanggaran hukum internasional yang terus berlanjut", kata kementerian tersebut.
Baca Juga: Israel Kobarkan Perang Sonik di Lebanon, Berikut 5 Dampaknya
![10 Negara yang Mengutuk Israel atas Pembantaian Warga di Sekolah Gaza]()
Foto/AP
Serangan itu memberikan bukti yang jelas tentang pengabaian pemerintah Israel terhadap hukum humaniter internasional dan niatnya untuk memperpanjang perang dan memperluas cakupannya, kata Kementerian Luar Negeri.
3. Mesir

Foto/AP
Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan bahwa "pembunuhan yang disengaja" oleh Israel terhadap warga Palestina yang tidak bersenjata menunjukkan bahwa Israel tidak memiliki kemauan politik untuk mengakhiri perang di Gaza.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Kantor Berita Timur Tengah yang dikelola pemerintah, Qatar menuduh Israel berulang kali melakukan "kejahatan skala besar" terhadap "warga sipil yang tidak bersenjata" setiap kali ada desakan internasional untuk gencatan senjata.
4. Yordania

Foto/AP
Serangan Israel bertentangan dengan "semua nilai kemanusiaan" dan merupakan "indikasi upaya pemerintah Israel untuk memblokir upaya [perdamaian] dan menundanya", kata Kementerian Luar Negeri Yordania.
Kementerian Luar Negeri Yordania menambahkan bahwa "tidak adanya sikap internasional yang tegas untuk menahan agresi Israel dan memaksanya untuk menghormati hukum internasional serta menghentikan agresinya terhadap Gaza" mengakibatkan "pembunuhan, kematian, dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya".
5. Arab Saudi
Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa mereka mengecam serangan itu dengan "istilah yang paling keras" dan menekankan bahwa "pembantaian massal" di daerah kantong itu "harus dihentikan".Gaza "mengalami bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya karena pelanggaran hukum internasional yang terus berlanjut", kata kementerian tersebut.
Baca Juga: Israel Kobarkan Perang Sonik di Lebanon, Berikut 5 Dampaknya
6. Lebanon

Foto/AP
Serangan itu memberikan bukti yang jelas tentang pengabaian pemerintah Israel terhadap hukum humaniter internasional dan niatnya untuk memperpanjang perang dan memperluas cakupannya, kata Kementerian Luar Negeri.
Lihat Juga :